oleh

Kesal Ingin Keluar Rumah, Balita 3 Tahun Dianiaya Ayah Tirinya

GOWA, INIKATA.com Entah apa yang ada dipikiran UM (34) nekad menganiaya anaknya sendiri yang masih berumur 3 (tiga) tahun hingga korban mengalami luka lebam di punggung bagian belakang dan masih mengalami rasa trauma.

Korban diketahui berinisial AR (3) warga Jalan Abd Muthalib Dg Narang, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang merupakan anak tiri dari pelaku UM.

Kesal Ingin Keluar Rumah, Balita 3 Tahun Dianiaya Ayah Tirinya

 

Dari pengakuan pelaku, UM (34) yang bekerja sebagai buruh harian ini nekad menganiaya anaknya lantaran tak ingin anaknya bersama istrinya keluar rumah, dikarenakan pelaku bersama istrinya masih berstatus kawin lari.

“Waktu itu saya dapati mau keluar rumah, karena saya tidak mau ketahuan sama keluarga makanya saya larang keluar

dan saya juga tidak ingin ketahuan sama keluarga kalau saya ada disitu tinggal karena saya kawin lari pak,” aku UM dihadapan petugas di Mapolres Gowa, Sabtu (13/4).

Lantaran terbawah emosi kepada korban, pelaku pun nekad menganiaya korban dengan menggunakan selang air, hingga korban mengalami trauma.

“Karena saya merasa kesal lihat anak saya ini mau keluar rumah,

setelah itu saya suruh ke kamar mandi terus saya mandi dia (anaknya AR) sambil saya marah,

kemudian saya ambil selang lalu saya cambuk pak sebanyak 4 atau 5 kali,” tambahnya sambil tertunduk menyesal atas perbuatannya.

Kasubag Humas Polres Gowa, Akp Mangatas Tambunan mengatakan bahwa setelah medapatkan informsi atas kejadian tersebut pada hari Jumat (12/4) kemarin,

Kanit PPA bersama P2TP2A mendatangi rumah pelaku dan membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan tentang kondisi korban.

“Jadi usai korban diperiksa kondisinya di Puskesmas,

Unit PPA Polres Gowa bersama anggota langsung mengamankan pelaku dirumahnya,” kata Akp Mangatas Tambunan.

” Jadi ibu korban saat ini dalam kondisi hamil tua dan menunggu hari untuk melahirkan

dan pelaku saat ini sudah kita amankan bersama barang buktinya,” kata Kasubag Humas Polres Gowa.

Barang Bukti Diamankan petugas

Sementara barang bukti diamankan oleh petugas berupa 1 buah selang plastik berukuran kurang lebih 70 cm

dan untuk korban sendiri telah dibawa visium oleh

Dinas P2TP2A di Rumah Sakit Bhayangkara, Sabtu (13/4) pagi tadi dan masih menunggu hasil visum korban.

Untuk pelaku dikenakan pasal 180 ayat (1) dan (2) jo pasal 76c jo

Pasal 77b UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Komentar

Topik Terkait