oleh

Masa Tenang, Bawaslu Surati Platform Medsos Agar Tak Muat Konten Kampanye

INIKATA.com Masa kampanye pemilu 2019 akan berakhir hari ini. Mulai besok hingga 16 April akan memasuki masa tenang. Sehingga seluruh kegiatan kampanye akan dilarang. Termasuk alat peraga kampanye (APK) pun akan diturunkan mulai malam ini.

Bawaslu bersama Kementerian Komunikasi dan Informatik (Kemenkominfo) telah berkomitmen selama masa tenang ini untuk melarang seluruh kegiatan kampanye di media sosial dihentikan. Baik itu kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu maupun pihak yang ditunjuk.

“Sekarang yang kami lakukan bagaimana pengawasan masa tenang, masa tenang kegiatan kampanye tidak boleh dilakukan oleh peserta pemilu, atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta pemilu,” ujar Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar di kantornya di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Untuk menjalankan hal ini, Bawaslu akan mengirim surat edaran kepada seluruh platform media sosial mulai hari ini. Isinya agar mereka tidak memunculkan konten berbau iklan kampanye selama masa tenang.

“Artinya tidak ada iklan politik selama tanggal 14 , 15, 16 selama hari masa tenang dan pemungutan suara,” imbuh Fritz.

Iklan kampanye yang dimaksud Bawaslu yakni konten yang memuat rekam jejak, citra diri peserta pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

“Kami minta pada platform untuk menurunkan konten organik atau tagar yang memuat rekam jejak, citra diri peserta pemilu atau bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye atau menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, ajakan atau dukungan kepada peserta pemilu,” pungkas Fritz.

Bawaslu berharap imbauan ini bisa dijalankan oleh seluruh platform media sosial. Sehingga selama masa tenang tidak ada kampanye terselubung. Dan rakyat bisa menjatuhkan pilihan di 17 April mendatang sesuai hati nurani. (Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait