oleh

Jika Jokowi Kalah di Sulsel, Ketokohan Nasional Jusuf Kalla Runtuh

MAKASSAR, INIKATA.com – Pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin harus menang di Sulawesi Selatan. Itu agar ketokohan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tetap terjaga di tatanan Nasional.

Namun, apabila pasangan capres 01 Jokowi-Ma’ruf kalah di Sulsel dianggap meruntuhkan ketokohan Wapres JK sebagai tempat kelahirannya.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Jenggala Center, Syamsuddin Radjab saat ditemui di Kota Makassar, Selasa (16/4/2019).

“Nama besar pak JK di level Nasional karena itu menurut saya, buat Jenggala di Sulsel 01 menang artinya kita menjaga ketokohan pak JK di Sulsel pada tingkat nasional,” katanya.

Ia menganggap jika Sulsel merupakan cerminan Indoneaia Timur. “Karena Sulsel adalah simbol politik nasional wilayah indonesia timur ini pertarungan harga diri pak JK di level Nasional, kita berharap yah masyarakat Sulsel membantu itu,” harapnya.

Ketua Tim Kampanye Nasional Jenggala Center, Iskandar Mandji mengungkapkan, dalam kacamata politik secara nasional, Sulsel adalah simbol politik dari Indonesia Timur. Sehingga kehadiran JK sebagai dewan pengarah tim kampanye nasional di Jokowi-Maruf, sebagai simbol ajakan ke masyarakat Sulsel bahwa pilihannya hanya ke Jokowi-Maruf.

“Karena Sulsel adalah simbol politik nasional wilayah Indoneaia Timur, sehingga bisa diumpamakan ini pertarungan harga diri Jusuf Kalla di level nasional. Kita berharap masyarakat sulsel melihat itu,” kata Staf Ahli Wakil Presiden RI ini.

Setidaknya, nama besar JK di Sulsel bisa tetap terjaga ketokohannya secara nasional. Salah satunya dengan cara memilih pasangan Jokowi-Maruf.

“Jokowi-Ma’ruf menang di Sulsel, itu sama saja kita menjaga ketokohan pak Jusuf Kalla. Memang Pak JK sudah tidak masuk lagi di pemerintahan. Tetapi tidak mungkin juga Jokowi mengabaikan pak JK,” ungkapnya. (Hendrik)

Komentar

Topik Terkait