oleh

Jokowi dan PSI Jadi Jawara Pemilu di Negara Kiwi

INIKATA.com – Suara warga negara Indonesia (WNI) di Selandia Baru pada Pemilu 2019 telah selesai dihitung. Panitia pemilihan luar negeri (PPLN) Pemilu 2019 di Negeri Kiwi itu menggelar penghitungan di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington, Rabu (17/4).

Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengungkapkan, surat suara yang dihitung merupakan hasil coblosan dari tempat pemungutan suara (TPS) di Wellington dan Auckland, serta yang dikirim via pos. “Penghitungan disaksikan oleh WNI di Wellington dan bisa dilihat melalui live streaming demi transparansi pemilu yang jujur dan bersih,” ujar Tantowi dalam siaran pers ke JPNN, Kamis (18/4).

Di tengah suhu udara 8 derajat Celsius, WNI di Wellington secara antusias menyimak satu per satu surat suara yang dihitung. Penghitungan baru selesai pukul 18.00 waktu setempat.

Hasilnya, duet Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin meraih 2.085 suara atau 85 persen. Adapun Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno hanya mengantongi 312 suara atau 13 persen.

Sisanya adalah 2 persen surat suara yang dinyatakan tidak sah. “Ada 44 surat suara tidak sah,” sebut Tantowi.

PPLN Selandia Baru juga telah menyelesaikan penghitungan untuk suara pemilu legislatif. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merajai perolehan suara.

“Untuk pemilihan legislatif anggota DPR RI suara terbesar diambil oleh PSI dengan 37,82 persen, disusul oleh PDI-P yang meraih 37,38 persen. Baru PKS di posisi ketiga dengan 7,3 persen,” sebut Tantowi.

Selanjutnya secara berurutan partai di Tanah Air yang mengantongi suara WNI di Selandia Baru adalah Gerindra (3,4 persen), Nasdem (2,99 persen), Golkar (2,86 persen) dan PKB (2,59 persen). “Partai lainnya seperti PAN, Demokrat, Perindo, PPP, Hanura, PBB, Garuda, Berkarya dan PKPI memperoleh suara di bawah dua persen,” tutur Tantowi.

Mantan pimpinan Komisi Pertahanan dan Luar Negeri DPR itu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada PPLN Selandia Baru yang telah bekerja keras menyelenggarakan pemungutan suara. “Sehingga di sini penyelenggaraan Pemilu 2019 bisa berjalan lancar, tertib, aman dan meriah,” pungkasnya. (INIKATA/jpnn)

Komentar

Topik Terkait