oleh

Efek Pilpres 2019, Perdagangan Pasar Saham Indonesia Meningkat 1,58 Persen

INIKATA.com – Perdagangan pasar saham Indonesia merespon positif pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) serentak 2019. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, nilai kapitalisasi pasar sepanjang Pilpres kemarin meningkat sebesar 1,58 persen.

Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat seharian pada perdagangan pada awal perdagangan jelang Pilpres (15/4) hingga ditutup menguat 29,28 poin atau 0,45 persen ke 6.435,15.

Kemudian, begitu pula sehari sebelum pemilu (16/4) IHSG dibuka hijau naik 5,57 poin atau 0,08 persen ke 6.440,72 dan berakhir di zona hijau dengan menguat 46,3 poin atau 0,72 persen ke 6.481.

Begitu pula setelah pemilu, IHSG menyambut dengan pergerakan posotif lantaran sesuai dengan ekspektasi para investor. Pada (18/4) pagi, IHSG dibuka menguat 87,30 poin atau 1,34 persen ke level 6.568, hingga perdagangan sore ini, IHSG naik 25,6 poin atau 0,39 persen ke 6.507,22.

Sekertaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, nilai kapitalisasi pasar mengalami peningkatan sebesar 1,58 persen Rp 7.401,73 triliun dari Rp 7.286,36 triliun pada penutupan pekan lalu.

“Terbukti dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami peningkatan sebesar 1,58 persen ke level 6.507,221 dari 6.405,866 pada penutupan pekan lalu,” ujarnya di Jakarta, Jumat (19/4).

Sementara, data rata-rata frekuensi transaksi harian BEI selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 15,66 persen menjadi 461,06 ribu kali transaksi dari 398,62 ribu kali transaksi pada pekan lalu.

Sedangkan untuk data rata-rata nilai transaksi harian BEI juga mengalami peningkatan sebesar 9,59 persen menjadi Rp 10,28 triliun dari Rp 9,380 triliun pada pekan sebelumnya.

“Hanya rata-rata volume transaksi harian yang mengalami perubahan sebesar 6,32 persen menjadi 14,66 miliar unit saham dari 15,65 miliar unit saham pada pekan sebelumnya,” tuturnya.

Sepanjang 2019, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 15,220 triliun dan pada hari ini, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 1,426 triliun. (INIKATA/jpc)

Komentar

Topik Terkait