oleh

Sidang Perdana Vanessa Angel, Pengacara Ingin Foto DPO Rian Disebar

INIKATA.com – Setelah melalui proses panjang, akhirnya Vanessa Angel menjalani sidang perdana dengan agenda membacakan dakwaan. Sidang digelar di PN Surabaya pukul 15.00 WIB, Rabu (24/4).

Tim Kuasa Hukum dan keluarga diwakili tantenya Vanessa, turut mendampingi pada sidang yang berlangsung terbuka itu. Sementara Vanessa, hanya terdiam mendengarkan JPU Dhini Ardhany membacakan dakwaan.

Sidang Perdana Vanessa Angel, Pengacara Ingin Foto DPO Rian Disebar

 

Dhini mengatakan, Vanessa didakwa tanpa hak, mendistribusikan dan mentransmisikan, atau dapat diaksesnya informasi elektronik. Informasi elektronik itu bermuatan pelanggaran terhadap kesusilaan.

“Vanessa Angel baik sendiri atau melakukan bersama pelaku bernama Endang Suhartini mentransmisikan informasi bermuatan melanggar kesusilaan,” kata JPU Dhini di PN Surabaya, Rabu (24/4).

Kuasa Hukum Vanessa, Heru Andeska mengatakan, timnya akan mempermasalahkan sangkaan UU ITE pasal 27 ayat 1. Menurutnya, berkas perkara tidak menunjukkan konten asusila yang sesuai dengan muatan dalam pasal tersebut.

“Sejauh yang kami lihat dalam pemberkasan, konten asusila apa yang dijadikan dalam persidangan ini. Terkait sebaran foto tanpa busana itu, itu tidak dipermasalahkan. Kami sudah lapor ke Mabes Polri,” kata Heru.

Kemudian, yang tak kalah penting, adalah permintaan kepada Hakim Ketua Anton Widyopriyono untuk menghadirkan sosok Rian Subroto. Heru mengatakan, sosok Rian yang diduga mem-booking Vanessa, adalah kunci atas kejelasan perkara itu.

Heru mengaku curiga dengan eksistensi sosok Rian. Dia menduga, sosok yang katanya pengusaha asal Lumajang itu, memang tidak ada sejak awal.

Heru berteori jika ada dua sosok misterius yang masing-masing mem-booking Vanessa dan Avriellya Shaqqila. “Masih kami terlusuri dan investigasi. Tapi apapun yang terjadi, Rian harus hadir. Kalau tidak, ya dipertanyakan,” tegas Heru.

Senada Kuasa Hukum Vanessa, Abdul Malik meminta polisi menyebar foto dan identitas lengkap sosok Rian tersebut. Tak hanya berupa poster berwarna, dirinya juga ingin foto Rian sebagai DPO (buron) dipublikasikan di media.

“Fotonya Rian disebar, kalau memang DPO. Aturannya, ada foto, tinggi badan, dan warna kulitnya. Polisi harus jujur. Sebar fotonya,” kata Abdul.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap Vanessa Angel, Avriellya Shaqqila, Endang Suhartini, dan Tentri Novanta di hotel Vasa pukul 12.00 WIB Januari lalu (5/1). Polisi menangkap mereka karena dugaan keterlibatan aktivitas prostitusi online.

(Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait