oleh

Seruduk Bawaslu Sulsel, Ratusan Pendukung Prabowo Minta Situng KPU Dihentikan

INIKATA.com – Pendukung calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut dua Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno meminta situng Komisi Pemilihan Umum (KPU) dihentikan.

Hal tersebut diminta ratusan pendukung Prabowo-Sandi saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulsel di Jalan Ap Pettarani Makassar, Senin (13/5/2019) kemarin.

Menurut salah satu orator, Firdaus menegaskan, banyak kecurangan yang terjadi pada Pemilu kali ini, yang menguntungkan kubu Joko Widodo- Ma’ruf Amin. Ia mengklaim, angkanya mencapai 7.000 kecurangan.

“Hentikan Situng KPU, karena ada tujuh ribu kecurangan. Berhenti dulu. Banyaknya yang mati, kenapa nda divisum,” tuntut Firdaus.

Ia menuntut agar penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) yakni KPU dan Bawaslu tak membiarkan kecurangan yang terjadi selama Pemilu. Mereka khawatir, jika kecurangan terus terjadi, bencana akan menimpa Sulsel.

“Kami tidak mau seperti di Palu, Sulsel dapat azab. Kalau mau negara hancur? Jangan tangkap orang yang berbuat curang. Kalau tidak ada lagi pertolongan dari bumi, maka pertolongan akan datang dari langit,” katanya.

Perwakilan Bawaslu Sulsel, Asrady menyebutkan bahwa lembaganya ada untuk menegakkan keadilan dalam Pemilu. Makanya, jika memang ada kecurangan, masyarakat kata Asrady disilakan untuk melapor ke Bawaslu Sulsel.

“Kami berharap, jika ada keadilan yang tidak kita lihat laporkan ke Bawaslu. Kami akan jalankan aturan sesuai dengan ketentuan,” tutupnya. (Hendrik)

Komentar

Topik Terkait