oleh

Pernah Jadi Salesman dan Penjual Sate, Asnawi Syam Diprediksi Duduk di DPRD

GOWA, INIKATA.com – Nasib orang memang tak ada yang tahu. Seperti yang dialami Asnawi Syam, mantan salesman itu diprediksi kuat duduki kursi DPRD Kabupaten Gowa.

Pria yang akrab diisapa Awi Dg Rani maju jadi Calon Legislatif (Caleg) dari partai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dapil 1 Gowa yang meliputi Kecamatan Sombaopu. Ia berhasil meraup suara terbanyak diinternal partai.

Ia meraih 980 suara dari 9 Calon dalam satu partainya dan berhasil menumbangkan 6 Incumbent.

Asnawi Syam ini dulunya bekerja sebagai penjual sate dan juga pernah jadi seorang salesman disalah satu perusahaan dan hingga saat ini bekerja sebagi tukang pengkilap mobil.

Tak hanya itu, Asnawi juga berbagi cerita saat maju mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) hingga suka maupun duka dirinya tetap hadapi.

“Yah sempat kami dipandang enteng saat itu, kami dianggap calon yang tidak punya uang dan bahkan ada juga yang merobek kartu nama saya tetapi kami tetap sabar dan Alhamdulillah inilah hasilnya yang kami terima saat ini,” ungkapnya saat ditemui INIKATA.com dikediamannya di Jalan Bonto-Bontoa, Kamis (16/5).

Wajah bahagia pun terpancar dari pria kelahiran 3 Januari 1987 itu. Ia mengungkapkan bahwa, dirinya yakin mendapatkan satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa setelah mendapat kabar dari rekan dan relawannya yang telah mengumpulkan data C1.

“Jadi dari teman saya dapat info yang mengumpulkan data C1, Alhamdulillah dapat kabar Partai PKS dapat 1 kursi di Kecamatan Somba Opu dan sempat saya bertanya siapa yang satu kursi ini? alhamdulillah ternyata saya yang suara tertinggi dari 9 Calon di Partai PKS Dapil 1 Kecamatan Somba Opu,” kata Calon Legislatif dari PKS, Asnawi Syam

Ia mengungkapkan, bahwa dirinya terjun kedunia politik lantaran adanya dorongan dari rekan-rekannya, sehingga bisa mencalonkan diri saat itu.

“Awalnya saya mau masukan teman ke dunia politik, namun kenapa saya yang didorong masuk dsn sehingga saya yang mengisi kosong di DCT PKS waktu itu,” katanya. (Azhari)

Komentar

Topik Terkait