oleh

Lima Anggota KPPS di Gowa Meninggal,  110 Jatuh Sakit

INIKATA.com – Hingga saat ini sudah tercatat lima orang penyelenggara pemilu 2019 khususnya di Kabupaten Gowa, meninggal dunia.

Seperti sebelumnya, Ketua KPPS di TPS 23 Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang meninggal dunia akibat terjatuh saat penghitungan suara hingga dirawat di rumah sakit Makassar sampai menghembuskan nafas terakhirnya.

Kini KPU Gowa kembali berduka, dimana salah seorang anggota KPPS di TPS 12 Dusun Lantang Peo, Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Rusdianto meninggal dunia, Sabtu (18/5) malam kemarin.

Rusdianto dikabarkan meninggal dunia setelah beberapa kali keluar masuk rumah sakit pasca terserang sakit, dua hari setelah perhitungan suara di TPS 12 selesai.

Saat awal dibawa ke rumah sakit, Rusdianto mengeluh sakit perut kemudian muntah-muntah. Lima hari sakit, namun kondisi Rusdianto makin parah sehingga kembali lagi masuk rumah sakit selama sepekan.

Kemudian, oleh keluarganya, Rusdianto dipulangkan kembali ke rumahnya. Namun kondisinya tidak juga berubah hingga kembali dilarikan ke RS Faisal.

Namun sayang, sebelum sampai di rumah sakit Rusdianto kemudian menghembuskan nafasnya yang terakhir. Hari ini Minggu, jenazah Rusdianto dimakamkan di pekuburan umum di Desa Tindang.

Ketua KPU Gowa Muhtar Muis yang dikonfirmasi ujungjari.com, Sabtu malam tadi membenarkan meninggalnya seorang lagi anggota KPPS di Gowa. Sampai hari ini kata Muhtar sudah ada lima penyelenggara di tingkat kecamatan meninggal dunia.

“Iya kabarnya baru kami terima dari PPK dan PPS nya. Semoga ini yang terakhir kasian. Atasnama pribadi dan komisioner KPU Gowa saya menyampaikan dukacita kepada almarhum semoga keluarga beliau diberi keikhlasan,” kata Ketua KPU Gowa, Minggu (19/5).

Ditanya berapa jumlah penyelenggara saat ini di Gowa yang masih mengalami sakit pasca rekapitulasi suara baik ditingkat TPS, PPK hingga tingkat kabupaten, menurut Muhtar, hingga Minggu ini tercatat 110 orang yang terdata mengalami sakit.

“Itu yang sakit sampai sekarang sedang yang meninggal dunia sudah lima orang termasuk pak Rusdianto ini,” jelas Muhtar. (Azhari)

Komentar

Topik Terkait