oleh

Google Bisa Merekam Jejak Transaksi Belanja Online Penggunanya

INIKATA.com – Mesin pencari data, Google, ternyata bisa mencatat daftar transaksi belanja online para penggunanya kemudian disimpan dalam akun masing-masing pengguna.

Sistem tersebut pertama kali ditemukan oleh CNBC, pengguna bisa melihat transaksi tersebut dengan cara membuka Gmail kemudian mengklik menu ‘pembelian’ melalui akun mereka, yang memungkinkan dapat melihat daftar transaksi.

“Hanya pengguna yang dapat melihat pembelian Anda. Google melindungi privasi dan keamanan Anda,” kata Google seperti dilansir Cnet, Senin (20/6).

Meskipun Google menguraikan cara menghapus transaksi dalam tiga tahapan, faktanya perlu lebih dari itu untuk memproses penghapusan riwayat. Untuk menghapusnya, pengguna bisa mengklik menu pembelian di akun Gmail.

Kemudian akan muncul daftar rinci dari semua transaksi pembelian yang pernah dilakukan pengguna. Selanjutnya, pengguna bisa mengklik tombol “i” untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Google akan menginformasikan pengguna jika pembelian ditemukan di Gmail. Setelah itu, pengguna bisa mengklik “lihat email”.

Google mengatakan, pihaknya juga melacak pembelian melalui pesanan yang dilakukan menggunakan layanan Google seperti Google Express, Play Store dan Google Assistant. Juru bicara perusahaan menyatakan halaman itu ditujukan untuk membantu pengguna melihat dan melacak pembelian, pesanan dan langganan mereka.

“Kami tidak menggunakan informasi apa pun dari pesan-pesan Gmail Anda untuk menayangkan iklan pada Anda, dan itu termasuk tanda terima dan konfirmasi email yang ditampilkan pada halaman pembelian,” kata juru bicara Google dalam sebuah pernyataan.

Google dikatahui tengah melakukan pendekaran untuk mendorong belanja online uanhg memungkinkan pengguna berbelanja langsung dari Google.

Akhir tahun ini, Google juga akan memungkinkan pengguna untuk membeli produk yang terlihat di video YouTube seperti tutorial makeup. (jpnn)

Komentar

Topik Terkait