oleh

Pasca Pemilu, PDIP Bakal Evaluasi 4 Kepala Daerah Usungan Pilkada Lalu

INIKATA.com – Setelah pemilihan umum (Pemilu) 2019 ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel akan mengevaluasi empat kepala daerah yang pernah diusung PDIP di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015 lalu.

Keempat kepala daerah tersebut yaitu, Kaswadi Razak (Bupati Soppeng), Kalatiku Paembonan (Bupati Toraja Utara), Syahban Sammana (Wakil Bupati Pangkep) dan Adnan Purichta IYL-Abdul Rauf Mallagani (Bupati dan Wakil Bupati Gowa).

Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni mengatakan, keempat kepala daerah tersebut dinilai tidak berkontribusi untuk meningkatkan perolehan kursi PDIP pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini. Hal itu berdasarkan laporan dari ketua DPC PDIP di daerah masing-masing.

“Bupati Toraja Utara itu, tidak membantu PDIP pada pemilu, padahal dia kader dan partai menargetkan pimpinan. Justru yang terjadi kursi PDIP menurun dari 6 menjadi 4 kursi,” ujar Rudi di Makassar, Kamis (23/5/2019).

Begitu juga Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Mallagani (Karaeng Kio). Menurut Rudy, pada waktu diusung Adnan-Karaeng Kio pada Pilkada Gowa 2015 lalu, Karaeng Kio menjadi kader PDIP.

Namun ketika Pileg, Karaeng Kio tidak membantu partai besutan Megawati Soekarnoputri, justru kursi PDIP di DPRD Gowa menurun dari empat menjadi dua kursi.

“Wakil Bupati Pangkep juga begitu. Meskipun di Pangkep kursi PDIP bertambah dari 2 menjadi 3 kursi. Tetapi menurut laporan DPC, Syahban Sammana sama sekali tidak membantu. Padahal dia kader, justru partai lain yang ia bantu,” ungkap Rudy yang juga Legislator DPRD Sulsel ini.

Sedangkan, Bupati Soppeng, Kaswadi Razak mengabaikan rekomendasi PDIP yang mengusulkan nama Husain Djunaid sebagai calon wakil bupati Soppeng menggantikan Supriansa yang mundur karena maju di Pileg 2019.

“Kami akan mengevaluasi keempat kepala daerah ini. Dan kami tegaskan tidak lagi mengusung mereka di Pilkada 2020 mendatang,” tegasnya. (Hendrik)

Komentar

Topik Terkait