oleh

Empat PSK Didenda Rp2.000 Usai Divonis Bersalah

INIKATA.com – Empat wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) tampak tertunduk malu usai divonis bersalah di Pengadilan Negeri Kota Banjarbaru. Mereka pun diwajibkan membayar denda sebesar Rp2.000 per orang.

Awalnya mereka diamankan saat penertiban oleh Satpol PP Banjarbaru pada Rabu (22/5). Keempatnya, yakni S, 37, BYS, 46, ER, 35, serta SM, 40, diangkut dari dua eks lokalisasi Pembatuan & Batu Besi disidangkan pada Kamis (23/5) siang.

Beberapa kali mereka juga menutupi wajahnya. Saat ditanya hakim yang diketuai oleh M Aulia Reza keempatnya juga tidak begitu melakukan pembelaan.

Sekitar hampir satu jam digelar sidang, keempat wanita yang mengakui berprofesi sebagai PSK ini divonis bersalah oleh hakim. Vonis dijatuhkan usai hakim mempertimbangkan keterangan saksi dari Satpol PP Banjarbaru dan pengakuan tersangka.

Adapun dari vonis pengadilan di sidang, keempat PSK ini dikenakan sanksi hukuman tiga bulan kurungan badan, namun tidak perlu dijalani dengan menjalani masa percobaan selama 1 tahun. Serta mereka turut dikenakan biaya perkara sebesar Rp2.000 per orang.

Mereka, didakwakan telah melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2002 Kota Banjarbaru tentang pemberantasan pelacuran di wilayah Kota Banjarbaru. PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat mengatakan, hasil sidang diserahkan sepenuhnya kepada pihak pengadilan selaku lembaga yang berwenang.

“Benar, mereka semua divonis bersalah. Adapun barang bukti juga kami hadirkan, seperti selimut, bantal, kertas tisue, dan lain-lain Barang bukti tersebut kemudian diserahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru untuk dimusnahkan,” ujar dikutip dari Radar Sampit, Sabtu (25/5).

Usai dijatuhkan hukuman, di depan hakim, keempat PSK ini kompak mengaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. “Saya akan berhenti dan mencari pekerjaan lain,” kata S yang diikuti oleh tiga PSK lainnya.

Diwartakan sebelumnya, empat PSK ini diamankan Satpol PP Kota Banjarbaru di eks lokalisasi Pembatuan dan eks lokalisasi Batu Besi yang secara resmi telah ditutup oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

Bahkan saat dilakukan proses penertiban, salah seorang PSK sampai harus lari ke semak-semak untuk menghindari kejaran petugas. Seusai ditangkap, keempatnya dibawa ke Mako Satpol PP untuk dimintai keterangan. Mereka pun mengakui perbuatannya.

Keempatnya sendiri mematok tarif bervariasi, mulai dari Rp70.000 hingga Rp500.000 untuk setiap kali kencan. Penangkapan PSK ini buntut dari laporan warga yang resah akan adanya indikasi praktik prostitusi di dua wilayah yang sudah ditutup secara resmi oleh pemerintah itu. (jpg)

Komentar

Topik Terkait