oleh

Terkait Suap Irigasi, Kejati Sulsel Agendakan Pemanggilan Bupati Bulukumba

INIKATA.com – Kejaksaan Tinggi Sulsel memastikan akan memanggil Bupati Bulukumba dalam kasus suap proyek irigasi Pemkab Bulukumba dengan total kerugian Rp49 Milyar.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin, mengatakan pihaknya memasukkan Bupati Bulukumba dalam daftar pemanggilan terkait kasus tersebut.

“Belum ada jadwal untuk pemanggilan, tapi untuk diperiksa pasti ada karna pasti pihak pemda tau soal itu,” ucapnya, Sabtu (25/5/2019).

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan pada Bupati Bulukumba saat masih dalam tahap pemeriksaan Bidang Inteligen.

“Sudah diperiksa Bupati pada saat masih diselidiki oleh Bidang Inteligen, sudah 3 kali diperiksa,” tuturnya.

Kasus dugaan korupsi yang diindikasi melibatkan Bupati Bulukumba, bermula ketika seorang PNS dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba, Andi Ichwan, membocorkan di akun facebooknya tentang dugaan korupsi proyek Irigasi.

Andi Ichwan sambil menunjukkan proposal dan uang pecahan yang digunakan sebagai uang suap pengurusan anggaran Dana Alokasi Khusus pada APBNP 2017 di Kementerian PUPR.

Dari rencana anggaran Rp 49 Miliar (APBN-P) 2017, namun turun pada TA 2018 sebesar Rp 30 Miliar. Pada proses negosiasi dengan Kementerian Keuangan inilah terjadi proses yang diduga praktek korupsi terjadi antara para pihak. Dan peran Bupati Bulukumba menjadi sentral dalam hal tersebut. (Anca)

Komentar

Topik Terkait