oleh

Bentrok Teknik-Bahasa UNM, Humas: Belum Diketahui Dalangnya

MAKASSAR, INIKATA.com – Bentrok antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Bahasa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang terjadi Minggu (26/5/2019) dini hari tadi hingga saat ini belum diketahui dalangnya.

Hal tersebut disampaikan, Burhanuddin selaku Humas UNM saat dikonfirmasi Minggu (26/5/2019) siang ini.

“Untuk sementara kita mesti lihat siapa dalangnya, kita tidak semena-mena melihat ini dan ini. Kita panggil baik-baik dulu. Untuk penahanan sementara belum ada,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan akan tetap menindaklanjuti kejadian tersebut.

Ia melanjutkan, kondisi kampus saat ini sudah dalam keadaan aman. Ia pun membeberkan bahwasanya bentrok semalam hanya bentrok skala kecil. Tidak sebesar yang diberitakan media sebelumnya.

“Tidak terlalu separah apa yang diinformasikan tapi pada prinsipnya tidak ada sesuatu hal yang terjadi bahwa besar kerugian-kerugian, tapi tidak terlalu saya kira,” bebernya.

“Sebagian kecil saja karena antara [mahasiswa Fakultas] Teknik dan Bahasa, lagian kejadiannya dini hari. Sedikit saya kira kita tidak bisa juga perkiraan berapa. Tetapi bisa dihitung dengan jari tangan, tidak seperti demo besar-besaran begitu; tidak, sedikit saja,” lanjutnya.

Perihal kerugian, pihaknya juga belum bisa memastikan. Ia hanya mengatakan kerugiannya kecil.

“Untuk kerusakan saya belum bisa memberikan data yang pasti bahwa inilah kerugiannya,” ucapnya.

Pihaknya pun hingga saat ini masih terus memantau keadaan dalam kampus. Dan terkait kemungkinan bentrok susulan, ia pun menerka tidak bakal terjadi hal demikian. Sebab ia menilai, selain bentrok skala kecil, ia menganggap bentrok tersebut hanya kesalahpahaman sepele pada mahasiswa.

“Saya kira kemungkinan belas dendam tidak saya kira. Karena kita juga kan pernah jadi mahasiswa karena kita pernah rasakan, kesalahpahaman begitu terkadang yah namanya juga mahasiswa,” tutupnya.

Minggu (26/5/2019) dini hari tadi, terjadi bentrokan antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Bahasa. Dalam bentrok yang berlangsung singkat tersebut, sempat terjadi pembakaran salah satu ruang kelas Fakultas Bahasa namun segera dipadamkan Satuan Keamanan.

Dalam bentrokan tersebut aparat menyita berbagai macam jenis anak panah jenis busur yang digunakan oleh kedua kubu. (Harun)

Komentar

Topik Terkait