oleh

Operasi Ketupat 2019, Polisi Klaim Angka Kecelakaan Menurun

MAKASSAR, INIKATA.com – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Kota Besar Makassar sudah mengeluarkan 417 bukti pelanggaran lalu lintas (tilang) selama operasi ketupat sejak 29 Mei 2019 lalu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Komisaris Polisi M Yusuf Usman mengatakan, 417 bukti pelanggaran tersebut didapatkan dari beragam jenis pelanggaran.

“Pelanggaran lawan arus, menggunakan hp saat mengemudi, melanggar marka dan rambu. Yah yang fatalitas korban kecelakaan meninggal dunia,” kata M Yusuf Usman, Kamis (11/6/2019).

Dengan temuan itu, menurut Yusuf Usman, jumlah angka pelanggaran khusus di Kota Makassar sendiri selama arus mudik dan balik lebaran mengalami penurunan apabila dibandingkan dari tahun 2018 lalu yang jumlah pelanggarannya mencapai 542.

“Overall pelaksanaan operasi ketupat khususnya di Kota Makassar berjalan dengan lancar aman. Tidak ada kecelakaan menonjol, secara umum menurun jumlah kecelakaan dan pelanggaran secara signifikan,” ujarnya.

Meski begitu, Yusuf Usman tak menampik bahwa di wilayah itu memang terdapat beberapa lokasi yang tingkat pelanggarannya cukup tinggi seperti Jalan Galangan Kapal, Cendrawasih, dan sepanjang Jalan Veteran yang kerap dijadikan arena balap liar di Kota Makassar.

“Sepanjang Jalan Ir Sutami itu kebanyakan pelanggaran yang melawan arus, Pettarani yang masih banyak penggendara tidak menggunakan Helm, kemudian Jalan Urip Sumoharjo juga begitu,” jelasnya.

Maka dari itu, petugas tidak akan segan-segan menindak para pelanggar yang dinilai memiliki potensi kecelakaan berat hingga dapat membuat nyawa melayang.

“Selain edukasi, kita juga ada penindakan, penindakan itu untuk membuat mereka jera. Bukan mencari kesalahan pelanggar tapi supaya ada efek jera,” kata dia.

“Kalau kita tidak begitu kasihan dia apalagi untuk pelanggaran melawan arus itu bisa mengakibatkan meninggal dunia,” tutupnya. (Anca)

Komentar

Topik Terkait