oleh

Jokowi Ingin Bubarkan FPI, Mendagri Bilang Begini

INIKATA.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan Presiden Joko Widodo hanya memperingatkan Front Pembela Islam (FPI) untuk taat pada ideologi negara.

“Pak Jokowi memberikan warning saja, menyangkut ideologi negara itu sudah final dan sudah mengikat seluruh ormas yang ada,” kata Tjahjo di Gedung Ombudsman Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (30/7).

Menurut Tjahjo, Presiden mempersilakan keberadaan ormas, termasuk FPI namun tetap sesuai dan taat pada ideologi negara. Hal itu tidak bisa ditawar.

“Silakan ormas, mau ormas keagamaan, mau sifatnya sosial, apapun juga harus menerima ideologi negara secara konsisten,” ujarnya.

Soal izin perpanjangan FPI yang hingga kini belum disetujui, Mendagri Tjahjo menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil evaluasi pihak Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umun Kemendagri terkait pengajuan surat keterangan terdaftar (SKT) baru maupun perpanjangan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membuka kemungkinan tidak memperpanjang izin SKT untuk FPI jika tidak tunduk pada Pancasila. Hal itu diungkapkan Jokowi dalam wawancaranya dengan Associated Press (AP) pada Jumat (27/7).

Menurut Jokowi, pemerintah mungkin saja tidak memperpanjang SKT FPI bila ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab tersebut dinilai tidak sejalan dengan ideologi bangsa dan mengancam keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologis menunjukkan bahwa mereka (FPI) tidak sejalan dengan bangsa,” kata Jokowi kala itu, Minggu (28/7). (Inikata/Rmol)

Komentar

Topik Terkait