oleh

DPRD Apresiasi Kinerja Polda Jatim Ungkap Lumbung Narkoba Di Madura

SURABAYA, INIKATA.com Keberhasilan timsus Polda Jatim dalam mengungkap lumbung narkoba di Sokobanah, Sampang Madura mendapat apresiasi pihak DPRD Jatim.

Wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan pihaknya mendukung upaya Polda Jatim

dan jajaran dalam memerangi narkoba yang bermuara di Madura.

“ Tentunya kami sangat memberikan apresiasi hasil ungkap kemarin. Keberhasilan dari pihak kepolisian dalam pengungkapan tersebut telah menyelamatkan jutaan generasi muda di Indonesia akan ketergantungan dari narkoba,”ungkap politisi asal Sumenep Madura ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (1/8/2019).

Dikatakan oleh politisi asal partai Demokrat ini mengatakan diakui kalau saat ini penyebaran narkoba sudah merata sehingga perlu upaya tegas dengan memotong muara dari asal muasal barang haram tersebut.

“Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa saat ini telah mengenal narkoba sehingga perlu ada upaya prefentif untuk penyebarannya,”jelasnya. Ditambahkan oleh Achmad Iskandar, pihaknya akan menyetujui tambahan anggaran dari APBD Jatim untuk dialokasikan ke Polda Jatim dalam pemberantas narkotika di Jatim.

“ Kami sepakat untuk perang terhadap narkotika terus digelorakan dan perlu aksi nyata. Tentunya butuh anggaran untuk itu sehingga kami akan dukung penuh untuk pemberantasannya,”tegasnya.

Sekedar diketahui, Lumbung narkoba di Sokobanah Sampang Madura dibongkar Timsus Satgas Narkoba Polda Jatim, tak tanggung-tanggung dalam pengungkapan tersebut diamankan barang bukti 50 Kg sabu dan 99 butir ekstasi.

Dalam pengungkapan tersebut diamankan tersangka antara lain Samsul Hadi (42) dan Niatun, warga Dusun Nong Kesan Temberu Sokobanah, Sampang, Madura.

“ Selama bulan Februari 2019, dalam pengungkapan kasus di Sokobanah Sampang Madura diamankan barangbukti sampai 50 kg dan 99 ekstasi,”ungkap Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Polres Tanjung Perak Surabaya, Rabu (31/7/2019).

Mantan wakaba intelkam Mabes Polri ini mengatakan sabu dikirim dari Malaysia melalui jalur darat.

“ Dari Malaysia lalu ke Surabaya dan dikirim ke Sokobanah Madura,”imbuhnya.

Luki menambahkan dari Sokobanah Madura tersebut, sabu dikemas dan di jual ke seluruh Jatim. (Three)

Komentar

Topik Terkait