oleh

Dihadang ke Masjid dan Dipukul Tanpa Alasan yang Jelas, Bagong Tikam Rekannya

MAKASSAR, INIKATA.com – Pesta minuman keras (Miras) di Kota Makassar berujung maut. Pria bernama Enda tewas ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik oleh rekannya sendiri bernama Bagong (30).

Kejadian nahas itu terjadi saat sejumlah orang di Jalan Toddopuli 2, Kecamatan Panakkukang, Makassar menggelar pesta Miras.

Peristiwa penganiayaan yang berujung kematian ini bermula ketika pelaku mendatangi lokasi kejadian dengan maksud hanya untuk duduk-duduk dan bergabung bersama korban yang saat itu sedang asik berpesta minuman keras bersama rekannya.

Saat itu, pelaku tidak ikut minum alkohol dan hanya duduk dan sambil dengarkan lagu dari petikan gitar yang dimainkan oleh rekannya yang lain.

Tak lama pelaku duduk, korban langsung menghampiri dan duduk di samping pelaku dengan kondisi sudah dibawah pengaruh minuman keras.

Dan saat itu azan sholat isya berkumandang, pelaku pun berniat untuk pergi menunaikan Shalat isya tersebut, tiba-tiba ditahan oleh korban.

“Saat hendak menuju Masjid, korban ini hampiri pelaku dan bertanya kamu yang sering bampoli saya, pelaku pun dengan nada keras juga menjawab seolah meminta bukti atas pernyataannya,” ucap Kapolsek Panakukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap, Senin (5/8/2019).

Tidak terima hal itu, pelaku yang hendak pergi menunaikan shalat isya pun dihadang lalu dipukul berkali – berkali. Tidak terima diperlakukan seperti itu, pelaku lalu mengambil senjata tajam miliknya dan menikam korban hingga tersungkur.

“Pelaku pun tak terima dituduh seperti itu sehingga cekcok dan kemudian korban langsung memukul pelaku meski pelaku awalnya tidak ingin menghiraukan korban. Tapi karena terus dipukul, sehingga pelaku pun emosi lalu menikam korban membabi-buta,” tuturnya.

Melihat korban sudah terjatuh tersungkur dan bersimbah darah, beberapa rekan korban pun melerai keduanya. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina Makassar untuk diberikan perawatan medis.

Namun, akibat pendarahan dari luka tusukan senjaga tajam yang dialami oleh dirinya, nyawa korban pun tak bisa terselamatkan. (Anca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait