oleh

Usai Upacara Penyerahan, Jenazah Briptu Haedar Langsung Dikawal Ke Barru

MAROS, INIKATA.com Jenazah Personel Satgas Gakkum Polda Papua, Briptu Haedar, yang meninggal usai diculik Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), Organisasi Papua Merdeka (OPM) tiba di Terminal Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 14.06 WITA.

Jenazah Briptu Haedar diangkut menggunakan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-589.

“Sama sekali tidak menyangka anak saya akan pergi untuk selamanya. Toh, sebelum terjadinya penyanderaan dan pembunuhan itu, kami masih bertemu pada Hari Raya Idul Adha”, kata Ibu korban, Nurhaedah kepada wartawan di Teimal Cargo Bandara Sulhas.

Lanjut ibu korban, karena saya menetap di Serui, jadi dia ke rumah saya sepekan lalu. Setelah hari raya (Idul Adha), dia mulai bertugas dan saya tidak bertemu lagi setelah itu.

Di mata ibu tiga anak ini, Briptu Heidar merupakan sosok yang pendiam dan penurut. Selama bertugas lima tahun di kepolisian, dia sama sekali tidak pernah mengeluh. Dia bahkan menjalani tugasnya dengan senang hati.

Jenazah Almarhum Briptu Heidar diserahkan kepada keluarga, melalui upacara penyerahan jenazah. Jenazah diberangkatkan ke Kabupaten Barru dengan menggunakan mobil jenazah Polda Sulsel.

Rencananya jenazah korban akan dimakamkan di pemakaman keluarganya di Desa Siabung, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.

“Dia akan dimakamkan di kampung halaman kami di Barru, di pemakaman keluarga,” jelasnya.

Atas apa yang menimpa almarhum Briptu Hedar, Kepolisian Republik Indonesia memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada almarhum dengan pangkat menjadi Brigadir Polisi. (sir)

Komentar

Topik Terkait