oleh

Rektor Baru UIN Makassar Didesak Selesaikan Pembangunan “Rumah Hantu” di Jalan Sultan Alauddin

GOWA, INIKATA.com Penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar hingga kini belum ada kejelasan.

Pembangunan Mega Proyek yang dimulai sejak tahun 2013 itu seakan jalan di tempat.

Dua pimpinan kampus yang dimulai dari Prof Kadir Gassing dan Prof Musafir Pababbari ternyata tidak mampu menyelesaikan pembangunan.

“Mereka hanya membangun rumah hantu. Silahkan lihat sendiri kondisinya di Jalan Sultan Alauddin, sangat memprihatinkan,” kata Ketua Presiden Mahasiswa (Presma) UIN, Junaid, Minggu (25/8/2019).

Junaid berharap, dosa lama itu tidak diteruskan oleh rektor baru UIN Alauddin Makassar periode 2019-2024, Prof Hamdan.

“Kita tunggu kinerja pak rektor yang baru. Kasihan teman-teman mahasiswa kedokteran, rumah sakit yang dijanjikan ternyata hanya rumah hantu,” ujarnya.

Menurutnya, pimpinan kampus tidak lagi punya alasan untuk tidak menyelesaikan pembangunan. Sebab, dana segar ratusan miliar baru saja diterima.

“Ada anggaran sebesar 120 Miliar diterima UIN Alauddin dari kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Itu untuk biaya pembangunan rumah sakit,” tutupnya. (Anca)

Komentar

Topik Terkait