oleh

Terkait Kasus Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Ajudan Bupati Kudus

INIKATA.com Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Ajudan Bupati Kudus, Uka Wisnu Sejati terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Pemkab Kudus Tahun Anggaran 2019.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MTZ (M Tamzil, Bupati Kudus),” kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/9).

Bupati Kudus Muhammad Tamzil bersama dua orang lainnya, Sekretaris Dinas Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD), Akhmad Sofyan dan Stafsus Bupati, Agus Soeranto telah ditetapkan tersangka oleh KPK. Ketiganya masih mendekam di Rutan Cabang KPK hingga saat ini.

Bupati Tamzil diduga menerima uang suap Rp 250 juta dari Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Akhmad Sofyan melalui stafsus Bupati Agus Soeranto. Duit haram itu digunakan oleh Tamzil untuk membayar mobil Terrano.

Namun uang suap itu hanya tersisa Rp 170 saat diamankan KPK saat operasi tangkap tangan (OTT). Belakangan diketahui lantaran oleh Ajudan Bupati bernama Uka mengaku memotong Rp 25 juta, sisanya tidak dia hitung lagi untuk kemudian diberikan kepada Akhmad Sofyan.

Sekadar informasi, Bupati Tamzil pernah menjadi terpidana kasus korupsi pengadaan sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Kudus tahun 2004-2005. Dia dinyatakan bebas bersyarat dari LP Klas IA Kedungpane Semarang pada 26 Desember 2015.

Bupati Tamzil juga disebut-sebut berpotensi dapat dijerat tuntutan hukuman mati. Hal itu disebabkan oleh statusnya sebagai recidivist narapidana korupsi.

(Inikata/RMOL)

Komentar

Topik Terkait