oleh

Bayar Rp120 Juta, Lolos PNS Tanpa Tes, Tapi Bohong..

INIKATA.com – Bermodus bisa meloloskan warga menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)  tanpa tes, Tardjono Koesumo (58) seorang warga Tulungagung akhirnya dibekuk Satreskrim Polres Trenggalek, Jatim.

Tardjono membujuk korbannya untuk membayar uang senilai Rp 120 juta agar bisa diterima sebagai PNS tanpa mengikuti tes terlebih dahulu.

“Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa tanda bukti transfer, SK penerimaan CPNS palsu, surat pemberitahuan penerimaan cpns, serta sejumlah kartu identitas berlogo BKN dan buku tabungan,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro.

Korban penipuan rekrutmen CPNS ini adalah Suratman warga Desa Ngadirenggo, Kabupaten Trenggalek.

Korban tertipu hingga mencapai kerugian Rp 120 juta. Uang tersebut ditransfer secara berkala dengan rincian lima kali pengiriman.

Pada 2016, melalui salah seorang perantara, pelaku meyakinkan korban jika Tardjono bisa memasukkan anaknya menjadi PNS tanpa melalui tes.

“Korban pun akhirnya diminta agar menyetorkan uang, transfer pertama Rp 50 juta, kemudian pelaku kembali meminta uang hingga beberapa kali dengan nominal rata-rata Rp 20 juta hingga total uang yang ditransfer mencapai Rp 120 juta,” ujarnya.

Terakhir korban mentransfer Rp 10 juta dengan alasan untuk pelunasan PIN CPNS dan Skep. Pelaku meyakinkan jika anak korban akan diterima sebagai staf di Dinas Perhubungan Trenggalek.

Akan tetapi, setelah semua uang yang diminta telah ditransfer, janji penerimaan CPNS tidak juga terlaksana.

Pelaku beralasan, kuota penerimaan pada 2016 telah penuh dan korban pun kembali dijanjikan pada tahun berikutnya. Namun, ternyata tidak ada kepastian bahwa anak korban menjadi PNS.

Akhirnya beberapa waktu lalu korban melaporkan dugaan penipuan itu ke Polres Trenggalek. dari proses penyelidikan, tersangka berhasil diamankan di Kediri beserta barang bukti.

Akibat perbuatannya, kini pelaku ditahan di Polres Trenggalek dan dikenakan pasal 378,372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara karena penipuan rekrutmen CPNS. (jpnn)

Komentar

Topik Terkait