oleh

Wali Kota Diduga Terlibat, Mabes Polri Turun Tangan Usut Kasus DAK Parepare

MAKASSAR, INIKATA.com – Bareskrim Mabes Polri akhirnya turun tangan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Parepare senilai Rp 40 miliar.

Bahkan, kasus yang diduga melibatkan Wali Kota Parepare tersebut telah digelar oleh pihak penyidik Bareskrim Mabes Polri. Rabu (12/9/2019).

“Itu sudah digelarkan di Bareskrim Mabes Polri,” ucap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono.

Bareskrim Mabes Polri dan Polda Sulsel akan bekerjasama mengusut kasus tersebut.

“Ada sebagaian yang ditangani Polda dan kasus yang kecil kecilnya ditangani Polres Parepare dan sudah naik sidik,” tuturnya.

Diketahui Penyelidikan kasus dugaan suap proyek DAK senilai Rp 40 miliar di Kota Parepare berawal dari beredarnya sebuah surat pernyataan tiga orang PNS pemkot, masing-masing dr Muhammad Yamin, Taufiqurrahman dan Syamsul Idham ke media sosial (medsos).

Di surat bermaterai Rp 6000 itu, ketiga PNS Pemkot Parepare mengaku telah bersama-sama mengantarkan dan menyerahkan dana sebesar Rp 1,5 miliar kepada pengusaha dari Papua, Hamzah di di Mall Ratu Indah Makassar sebagai pengembalian pengurusan proyek DAK 2016 sebesar Rp 40 miliar yang telah diterima oleh Kota Pare-Pare.

Ketiganya juga menyatakan melakukan hal yang dimaksud berdasarkan perintah Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Muh.Yamin bersama dengan Taufiqurrahman sendiri diketahui telah ditahan oleh pihak Kejari Parepare kemarin dalam kasus pengadaan obat, alat dan bahan habis pakai pada dinas RSUD Andi Makkasau, tahun anggaran 2016 – 2017 yang merugikan negara sebesar Rp 3,4 Milyar. (Anca)

Komentar