oleh

Tegas, Pemerintah Papua Nugini Tolak Dukung Kemerdekan Papua Barat

INIKATA.com – Pemerintah Papua Nugini dengan tegas tidak akan ikut campur dalam kebijakan Indonesia di wilayah Papua dan Papua Barat.

Penegasan itu sebagaimana disampaikan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Rimbink Pato seperti dikutip Radio Stations in Port Moresby, Selasa (17/9).

Pato menegaskan Papua Barat merupakan bagian integral dari Indonesia. Dalam hal ini, Papua Nugini berada di bawah kebijakan luar negeri untuk tidak mengganggu kedaulatan Indonesia dan hukum internasional.

Dengan lantang Pato menegaskan bahwa setiap tindakan untuk mendukung perjuangan Papua Barat merdeka akan menjadi pelanggaran hukum internasional.

“Anda tahu Papua Barat atau Papua masih bagian dan merupakan bagian integral dari Republik Indonesia dan kami memiliki hubungan bilateral dengan Republik Indonesia, jadi kami tidak akan mendukung itu,” ungkap Pato sebagaimana dirilis mantan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel M. Aidi, Selasa (17/9).

Pihaknya, kata Pato, merupakan negara utama dalam Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Island Forum. Namun demikian, Papua Nugini menolak niat dari Vanuatu cs yang mendukung perjuangan kemerdekaan Papua Barat.

“PBB telah menolak aspirasi kemerdekaan Papua Barat dan menyatakan tidak akan mengambil langkah apapun untuk melawan Indonesia juga berbagai dukungan masyarakat lokal di Provinsi Papua dan Papua Barat yang menginginkan untuk tetap menjadi warga negara yang sah dalam bingkai negara Indonesia,” tandasnya. (Rmol)

Komentar

Topik Terkait