oleh

Penggemar Sepak Bola dan Musik Bersatu di Konser Sound From The Football

INIKATA.com – Olahraga dan musik bisa menjadi perpaduan yang unik bagi para penggemarnya. Seperti yang terlihat pada konser Sound from the Football.

Sebanyak 20 band suporter sepak bola dan musisi nasional tampil melalui satu kesempatan yang diselenggarakan oleh Coconet (wadah komunitas fans sepak bola seluruh Indonesia) dan PT PLN.

Konser tersebut digelar selama dua hari, yakni 20-21 September 2019, dari pukul 15.00-24.00 WIB.

Creative Director Coconet Dimas Yudhistira menjelaskan, ada empat persamaan yang selalu dimiliki dan bisa menyatukan setiap supporter bola.

Masing-masing adalah musik, pakaian, seni jalanan, dan koleksi.

“Nah, melalui Sound from the Football inilah, kami mencoba mengumpulkan persamaan yang dimiliki seluruh komunitas, lewat serangkaian acara. Mulai dari pameran komunitas fans-base, galeri suporter seniman, bioskop mini, talkshow, dan gimmick penonton,” jelasnya kepada JawaPos grup, Sabtu (21/9).

Penggemar Sepak Bola dan Musik di Konser Sound From The Football

Acara juga diwarnai dengan pembacaan sumpah pemuda. Sebanyak 20 band suporter yang tampil berasal Jakarta, Malang.

Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Selain itu dihadirkan empat band lokal, yaitu Sisitipsi, NDXAKA, The Upstairs, dan OM PMR.

“Kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa suporter bisa membentuk band-band musik yang tidak kalah bagus dengan band-band lokal dan indie yang tersebar di Indonesia. Selain itu, nantinya suporter juga bisa menunjukkan karyanya lewat musik, fashion, art, dan collection,” papar Dimas.

Sementara itu, pengamat Musik Senior Bens Leo memandang unik konsep acara Sound from the Football yang menggabungkan kecintaan fans sepak bola dengan pertunjukan musik.

Menurutnya, sinergi antara sepak bola dengan dunia musik sebenarnya tidak asing.

Sebab, sangat banyak musisi yang memiliki spirit untuk membantu perkembangan sepak bola di tanah air.

Bens memberikan contoh lagu Garuda di Dadaku yang dilahirkan Band Netral beberapa tahun silam.

Tak ketinggalan lagu bertajuk Bola Bola Bola yang diluncurkan di Kantor Kemenpora menjelang perhelatan piala dunia tahun lalu.

“Ini fenomena yang menarik karena musik dan olahraga bisa menjadi spirit yang mendekatkan berbagai perbedaan. Lebih menarik lagi kalau Coconet berhasil melibatkan para suporter bola untuk bermain musik, dan berkarya melalui lagu-lagu sepak bola yang menyatukan dan juga interaktif,” ujarnya. (IK/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait