oleh

Liverpool vs Salzburg: Juara Bertahan Susah Payah Menang 4-3

INIKATA.com – Ada yang menarik dalam laga Liverpool dan Red Bull Salzburg di Stadion Anfield Kamis (3/10) dini hari WIB. Menjamu sang tamu, juara bertahan Liga Champions itu, harus bersusah payah meraih kemenangan 4-3 dalam laga kedua Grup E.

Empat gol Liverpool dicetak oleh Sadio Mane pada menit ke-9, Andrew Robertson pada menit ke-25, dan Mohammad Salah yang mencetak dua gol pada menit ke-36 dan 69. Sementara tiga gol Salzburg dicetak Hwang Hee-Chan pada menit ke-39 dan ke-56, serta Erling Haland pada menit ke-60.

Dengan kemenangan ini, Liverpool mengemas tiga poin yang sama dengan Salzburg, sedangkan Napoli berada di puncak klasemen dengan 4 poin setelah imbang melawan Genk.

Tampil di hadapan pendukungnya, Liverpool masih mempertahankan formasi ideal dengan mengandalkan trio Firmino-Mane-Salah. Tak banyak perubahan pada susunan pemain seperti saat kalah dari Napoli, hanya posisi Joel Matip diisi Joe Gomez akibat cedera.

Sementara pada tim tamu, penyerang andalan sekaligus pencetak hat-trick dalam laga pertama Liga Champions, Erling Haland, terpaksa duduk di bangku cadangan karena terserang penyakit.

Tak ingin kembali kalah, The Reds langsung mengurung pertahanan Salzburg. Menerapkan garis pertahanan ketat, membuat para pemain Salzburg sulit mengembangkan permainan.

Pada menit ke-9, pendukung tuan rumah bersorak usai Sadio Mane mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari akselerasi di sisi kiri, kombinasi Mane-Firmino berakhir dengan sontekan manis pemain bernomor punggung 10 ini.

Andrew Robertson menggandakan Liverpool unggul 2-0 pada menit ke-25. Arnold yang melihat posisi “Robbo” di dalam kotak penalti menerobos pertahanan lawan untuk melepaskan umpan mendatar yang tinggal disontek pemain asal Skotlandia tersebut.

Sebelas menit berselang, giliran Mohammad Salah yang memperlebar jarak menjadi 3-0 setelah memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Firmino.

Tim tamu yang tak ingin menjadi bulan-bulanan tuan rumah kemudian memeragakan penampilan agresif. Para pemain bertahan Liverpool dipaksa memainkan bola di dalam garis pertahanan sendiri hingga menunggu mereka membuat kesalahan.

Hasilnya terbukti, Hwang Hee-Can memperkecil ketertinggalan enam menit menjelang pertandingan babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Liverpool justru terus mendapat tekanan dari pemain Salzburg. Bahkan empat hingga lima pemain Die Roten Bullen berada di garis pertahanan Liverpool.

Pada 15 menit awal babak kedua, Salzburg tampil trengginas sehingga menyamakan 3-3 melalui sepakan terukur Hwang Hee-Can serta wonderkid yang baru masuk pada babak kedua, Erling Haland.

Penampilan impresif yang diperlihatkan Salzburg terutama serangan balik dan pressing tinggi membuat pemain belakang tuan rumah kocar-kacir.

Terus ditekan, Jurgen Klopp malah menambah daya gedor dengan memasukan Divock Origi yang menggantikan Wijnaldum dan mengganti Henderson dengan Milner.

Taktik Klopp ini ampuh ketika pada menit ke-69, Salah memulihkan keunggulan Liverpool menjadi 4-3. Firmino menjadi pemain sentral karena kejeliannya dalam mengumpan Salah yang lolos dari perangkap offside.

Usai gol Salah, kedua tim saling jual beli serangan. Namun, hingga wasit membunyikan peluit panjang, skor 4-3 untuk keunggulan The Reds tetap bertahan. (antara/jpnn)

Komentar

Topik Terkait