oleh

Ambisi Valentino Rossi Jadi Juara Dunia Belum Padam

INIKATA.com – Ambisi Valentino Rossi untuk merengkuh gelar juara dunianya yang kesepuluh belum padam.

Sesuai kontrak, musim depan akan menjadi tahun terakhir The Doctor –julukan Rossi – bertarung di kelas premium.

Namun, dia justru merombak tim balapnya dengan mengganti kepala mekanik yang bersamanya sejak 2014, Silvano Galbusera.

Galbusera adalah sosok pengganti mekanik kawakan Rossi, Jeremy Burgess.

Bersama Burgess, rider Tavullia itu merengkuh tujuh gelar di MotoGP.

Tetapi, sejak 2014, Rossi tak kunjung mampu mendapatkan kembali kejayaannya di kelas para raja.

Rossi mengumumkan pengganti Galbusera dalam konferensi pers di Buriram kemarin (3/10). Sosok tersebut adalah David Munoz.

Dia merupakan salah seorang tokoh krusial di balik layar yang mengantarkan Francesco Bagnaia meraih gelar Moto2 2018 bersama Team Sky VR46.

Munoz adalah crew chiefNicolo Bulega, anak didik Rossi di Team VR46 yang tampil di Moto2 musim ini.

Tantangan besar hadir saat Munoz diketahui belum berpengalaman di pentas MotoGP.

Namun, dengan pengalaman mengawal anak didiknya di Team VR46, Rossi cukup yakin akan kapasitas Munoz.

Salah satu yang penting, Rossi mengenal Munoz dengan cukup baik.

’’Dia (Munoz) masih muda (41 tahun) dan punya banyak ide bagus. Ketika saya berpikir untuk bisa lebih maju, Munoz-lah yang muncul di kepala saya,’’ tutur Rossi, seperti dilansir GP One.

Sementara itu, Galbusera tetap bertahan di Yamaha sebagai kepala tim uji.

Kabar penting berikutnya, Johann Zarco bakal menjadi pembalap uji Yamaha, bekerja sama dengan Galbusera. (IK/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait