oleh

Indeks Harga Saham Gabungan, Sempat Berada di Level 5,988?

INIKATA.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 60,67 basis poin atau terkoreksi 1,00 persen ke level 6.000,582 pada penutupan perdagangan awal pekan ini, Senin (7/10).

Pergerakan IHSG sepanjang hari ini cukup fluktuatif dan sempat berada di level 5.988.

Faktor eksternal menjadi pemberat pergerakan IHSG. Bursa regional juga terdampak data tenaga kerja AS.

“Iya (sempat menyentuh level 5.988), namun terakhir rebound karena adanya data tenaga kerja naik membuat investor berpikir The Fed tidak akan menurunkan suku bunga acuan secara agresif,” ungkap Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee kepada JawaPos.com (Jawapos grup), Senin (7/10).

Data tenaga kerja AS menunjukkan kenaikan sebanyak 136 ribu atau di bawah prediksi.

Namun berdampak signifikan terhadap persentase pengangguran di angka 3,5 persen dan menjadi yang terendah dalam 50 tahun terakhir.

“Katalis dari perang dagang AS-Tiongkok terhadap bursa kecil karena menunggu pembicaraan perdagangan kedua negara pekan ini,” pungkas Hans.

Sementara itu, Indeks LQ45 mengalami koreksi 1,23 persen ke level 931,036 dan IDX30 melemah 1,31 persen ke level 508,153.

IDX80 terkoreksi 1,28 persen ke level 132,460 dan JII melemah 1,63 persen ke level 665,588.

Kondisi serupa juga terjadi pekan lalu, Kamis (3/10). IHSG terkoreksi sangat dalam dan sempat menyentuh ke level 5.997,69 pada awal perdagangan.

Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia, Alfred Nainggolan menilai faktor eksternal dominan mempengaruhi IHSG pekan lalu.

Perang dagang, resesi yang melanda Uni Eropa dan lainnya, juga berpengaruh.

“Eksternal dan internal, keduanya mempengaruhi bursa kita. Termasuk juga bursa di regional terkoreksi cukup dalam,” kata Alfred. (IK/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait