oleh

Jadi Juri Indodax Short Film Festival, Fajar Nugros Bilang Begini

INIKATA.com – Perfilman Indonesia kini semakin menggeliat. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya deretan judul film-film baru karya anak bangsa yang ada dalam daftar tayangan bioskop.

Para generasi muda didorong untuk berani berkreasi menjadi bibit baru sineas Indonesia.

Anak muda semakin menyadari bahwa kini perfilman Indonesia mampu memperdalam pengetahuan mereka akan sesuatu hal yang baru termasuk mengenai kemajuan teknologi.

Indodax Short Film Festival 2019

Dua tokoh perfilman Indonesia yang karyanya kekinian yaitu Fajar Nugros dan Goen Rock didapuk sebagai juri Indodax Short Film Festival 2019 (ISFF 2019) bertajuk ‘Aset Masa Depan’.

Fajar Nugros yang merupakan sutradara film ‘Yowis Ben’ menceritakan bahwa pada masa lalu sewaktu dia bermimpi menjadi sutradara.

Salah satu kesulitan yang menjadi tantangan baginya adalah mencari ruang dan media untuk menunjukkan karya.

Namun, dengan banyaknya festival film pendek saat ini, segalanya lebih mudah.

“Ini adalah kesempatan besar untuk filmmaker-filmmaker muda unjuk karya. Dulu masih terbatas sekali untuk menampilkan karya,” kata Fajar Nugros dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9).

Tidak ketinggalan, sineas fan videografer Goen Rock ikut berkomentar.

Dia memahami saat ini banyak sekali kemunculan teknologi filmmaking yang semakin mempermudah untuk memproduksi karya audio visual dan dapat diperoleh dengan harga yang semakin terjangkau.

Bahkan, media berekspresi juga semakin mudah untuk diakses seolah terus memberikan peluang untuk pembuktian serta aktualisasi diri.

“Agar generasi muda sebagai aset masa depan tidak sekadar menjadi self-declared filmmaker, mereka juga berhak mendapatkan wadah untuk bisa berekspresi ‘liar’ di jalur yang benar, salah satunya adalah dengan mengikuti festival film Indodax Short Film Festival 2019. Di ajang ini mereka akan diuji untuk menjadi filmmaker berkompeten,” ujar Goen Rock.

Dalam pelaksanaan perdananya, terdapat kegiatan Awarding Night yang berisikan serangkaian acara dan program seru yang dapat dinikmati oleh masyarakat seperti workshop.

Temu komunitas, penayangan beberapa film pendek dari peserta.

Kabar baiknya, Fajar Nugros juga akan memberikan pelatihan terkait dunia perfilman pada acara Awarding Night tersebut.

Di samping itu, sebagai salah satu agenda yang bertujuan menambah wawasan serta memicu ide baru dan kreativitas masyarakat.

Kegiatan ini rencananya akan digelar di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail pada tanggal 9 Desember 2019.

Menariknya, untuk memberikan tambahan insentif bagi para sineas.

Pagelaran ISFF 2019 menyediakan total hadiah senilai Rp 100 juta bagi empat kategori pemenang.

Bagi pembaca yang tertarik untuk berpartisipasi dalam kompetisi ISFF 2019, periode submisi berlangsung dari 2 September-3 November 2019 melalui laman http://event.indodax.com. (IK/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait