oleh

Pemain Timnas Indonesia Diinstruksikan Pulihkan Kondisi Fisik

INIKATA.com – Timnas Indonesia kemarin memulai latihan setelah mengistirahatkan pemain untuk pemulihan kondisi fisik dari perjalanan Dubai menuju Bali.

Hansamu Yama dkk berlatih di lapangan Gelora Trisakti, Legian.

Seluruh pemain mengikuti latihan itu. Termasuk Otavio Dutra yang baru bergabung Sabtu (12/10).

Tak banyak yang dilakukan pada sesi latihan kemarin. Pelatih timnas Simon McMenemy hanya memberikan materi recovery.

’’Pemain masih kelelahan walaupun sempat saya liburkan. Perjalanan panjang dengan perbedaan waktu 4 jam jadi pemicunya,’’ ungkapnya.

McMenemy memastikan anak asuhnya siap menghadapi Vietnam di laga keempat Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Baca juga: Pelatih Timnas Indonesia: Bukan Mental, Fisik yang Jadi Masalah

Apalagi, mantan pelatih Bhayangkara FC itu melihat hal positif dalam latihan kemarin.

’’Ada spirit bertanding lagi meski baru kalah lawan UEA. Pemain sudah punya motivasi, bisa tersenyum, bahagia lagi,’’ ucapnya.

Menurut dia, masalah mental tak menjadi halangan untuk melawan Vietnam.

Meskipun para pemain sudah mengalami tiga kekalahan beruntun dengan kebobolan 11 gol.

’’Yang jadi masalah itu fisik. Banyak yang kelelahan,’’ paparnya.

McMenemy mengaku tak bisa menjamin bahwa Dutra akan langsung dimainkan kontra Vietnam.

Dia masih harus memantau kondisi pemain Persebaya Surabaya itu dan berbicara dengan dokter timnas.

’’Dutra tentu menambah nilai bagi tim. Tinggi badan yang tidak dipunyai tim lawan. Yang dikhawatirkan itu kondisinya. Tiga hari lalu, dia bermain full melawan Borneo. Kami akan evaluasi lagi,’’ jelasnya.

Hal serupa diungkapkan McMenemy ketika ditanya mengapa Riko Simanjuntak tidak ada di line-up saat melawan UEA.

Pelatih asal Skotlandia tersebut menuturkan, dua hari sebelum pertandingan, Riko mengalami cedera. Dokter tim juga meminta pemain Persija Jakarta itu beristirahat.

’’Tapi, kondisinya sekarang baik. Sudah sembuh,’’ katanya.

McMenemy menambahkan, saat ini timnya benar-benar fokus untuk membenahi kesalahan dalam tiga kekalahan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

’’Jangan lupa, Vietnam berada di pot 2 ketika drawing. Posisinya lebih baik daripada kami. Beberapa tahun terakhir juga sudah ada langkah panjang untuk membangun timnas. Kami tidak bisa bicara rekor. Sebab, jika itu terjadi, artinya hanya mengandalkan keberuntungan,’’ ujarnya.

Riko membenarkan bahwa dirinya tak bisa bermain lawan UEA karena cedera engkel kaki.

’’Sekarang kami tidak ingin larut dalam kekalahan. Kami harus bangkit dan memenangi laga melawan Vietnam. Ini main di kandang sendiri,’’ tegasnya. (IK/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait