oleh

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Kapolda Sulsel Terbitkan Larangan Demo

INIKATA.com – Menjelang hari Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe menerbitkan larangan penyampaian pendapat di muka umum (Demo).

Pemberlakuan pelarangan aksi unjuk rasa ini sendiri, akan diberlakukan mulai Rabu 16 Oktober 2019 esok, hingga selesainya acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe mengatakan pelarangan tersebut bersifat sementara agar nantinya pelantikan dari pimpinan negara berjalan kondusif.

“Dedikasi kepolisian itu diambil dalam rangka menciptakan suasana aman dan kondusif pada saat pelantikan Presiden dan Wapres, Apalagi gelaran itu akan dihadiri tamu VVIP dari berbagai negara sahabat dan akan ditonton seluruh rakyat Indonesia. Walaupun acara pelantikan Presiden di Jakarta, namun wilayah Provinsi Sulsel harus tetap aman, nyaman dan kondusif,” ucapnya, Selasa (15/10/2019).

Kata dia, dalam jangka lima hari tersebut pihaknya tak akan menerima adanya surat pemberitahuan aksi, dan pihaknya tak akan segan menindaki hal tersebut.

“Kami tidak akan menerima surat dari penyampaian aksi Dengan demikian jika masih ada unjuk rasa maka dipastikan ilegal, Maka TNI POLRI akan bertindak tegas,” tegasnya.

Diketahui pelantikan Presiden dan Wakil Presiden sendiri akan digelar di Jakarta pada 20 Oktober 2019 mendatang. (Anca)

Komentar

Topik Terkait