oleh

Mimpi Jokowi Sia-sia Jika Tetap Pakai Orang Lama?

INIKATA.com – Mimpi indah Presiden Joko Widodo yang disampaikan saat sambutan pelantikan tidak akan terwujud jika menteri-menteri di bidang ekonomi tidak dirombak total.

Sekretaris Jenderal Prodem, Satyo Purwanto mengatakan, program ekonomi yang disampaikan Presiden Jokowi usai dilantik pada Minggu (22/10) kemarin sudah cukup bagus.

Namun program tersebut akan sia-sia jika orang-orang yang menjalankan program tersebut masih orang yang lama seperti Sri Mulyani, Darmin Nasution dan lainnya.

“Misalnya dia masih tetap menggunakan Sri Mulyani, Darmin Nasution dan lain-lain, nggak mungkin saja gitu loh (programnya berjalan),” ucap Satyo Purwanto dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/10).

Karena kata Satyo, ketika programnya bagus namun dijalankan orang-orang yang telah terbukti tidak mampu membawa perekonomian Indonesia menjadi lebih baik seperti lima tahun terakhir, maka hasilnya akan sia-sia.

“Namanya bercita-cita memiliki program, rencana boleh saja, tapi siapa yang menjalankan, karena ketika ada program yang bagus tapi orangnya nggak becus, ya nggak mungkin jalan juga,” tegasnya.

“Kita punya program yang standarnya tinggi, tapi diserahkan kepada orang yang sudah terbukti nggak sanggup mengubah ekonomi ini jadi lebih baik, ya nggak akan ada perubahan,” tutup Satyo.

Dalam mimpinya, Jokowi ingin pendapatan perkapita Indonesia sebesar Rp 320 juta per tahun atau Rp 27 juta per bulan di tahun 2045.

Seabad kemerdekaan, Jokowi ingin Indonesia masuk lima besar negara maju dunia. (IK/Rmol)

Komentar

Topik Terkait