oleh

Tiga Begal Sadis Dibekuk, Satu Kena Dor Polisi

INIKATA.com – Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal berhasil diamankan aparat kepolisian wilayah hukum Polsek Tamalanrea, Selasa (22/10/2019). Saat beraksi, ketiganya kerap menggunakan busur panah dan terkenal sadis.

Ketiga pelaku adalah FI (20) seorang juru parkir alamat Jalan Pasar Baru Daya, IC (20) seorang buruh bangunan alamat Jalan Mannuruki Kel. Sudiang Raya, dan FA (18) seorang office boy alamat Jalan Pajjaiyang Kel. Sudiang Raya diamankan petugas.

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Alex Daredaa, mengatakan insiden itu berawal saat korban ID mendatangi rumah YU yang juga merupakan korban dengan maksud untuk membeli kopi di Alfamidi dengan menggunakan sepeda motor.

“Setelah korban sampai di Alfamidi tiba-tiba datang pelaku berteman mengarahkan anak busur kearah korban ID dan mengenai bagian perut sebelah kiri. Korban sempat mengejar pelaku namun teman pelaku kembali mengarahkan anak busur,” ucapnya, Selasa (22/10/2019).

Melihat pelaku mengarahkan anak busur, kedua korban pun sempat lari. Namun YU terjatuh sehingga sempat terkena anak busur pada bagian paha sebelah kanan. Memanfaatkan situasi, pelaku kembali melakukan penganiayaan dengan menggunakan pisau dapur dan mengenai bagian leher, paha sebelah kiri dan punggung korban.

Di hadapan polisi, pelaku membenarkan telah menganiaya korban secara bersama-sama dengan menggunakan anak busur dan pisau dapur. Dimana IC yang membawa busur dan melepaskan busur kearah korban, sementara FI membawa pisau dapur dan menyerang korban, serta FA mengakui bahwa saat itu dia sebagai joki yang membawa motor.

“FI juga mengakui telah melakukan Curas sebelumnya sebanyak satu kali dan ikut serta dalam aksi pemarangan secara brutal yang dilakukan secara bersama-sama diberbagai tempat di wilkum Polsek Biringkanaya,” tuturnya.

Namun, saat dilakukan pengembangan dan penunjukan TKP, pelaku berusaha melarikan diri dengan merontak dan mendorong polisi. Tembakan peringatan sebanyak 3 (tiga) kali sempat namun tidak dihiraukan oleh pelaku. Sehingga polisi kembali mengambil tindakan tegas dan terukur mengenai betis kanan dan kiri FI.

“FI setelah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara dan mendapatkan perawatan medis kemudian dibawa ke Polsek Tamalanrea untuk proses hukum lebih lanjut,” tutupnya. (Anca)

Komentar

Topik Terkait