oleh

Gerindra Bela Megawati: Bukan Dendam, Tapi SBY Tidak Tegas

INIKATA.com– Gagalnya Ketua Kogasma AHY masuk dalam Kabinet Indonesia besutan Presiden Joko Widodo-Maruf Amin, dinilai karena lebih banyak disebabkan mencela-mencelanya Partai Demokrat khususnya SBY untuk secara tegas menyatakan berkoalisi dengan Pemerintahan Joko Widodo – Maruf Amin

”Gagalnya AHY menempati posisi menteri bukan semata mata atas tuduhan kekecewaan Andi Arief yang mengatakan Ibu Mega dendam kesumat terhadap SBY hingga keturunannya , tapi lebih pada komitmen Demokrat yang tidak tegas akan bergabung dengan koalisi parpol pengusung Joko Widodo,” terang Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, lewat pesan singkatnya yang ditujukan ke Fajar Indonesia Network (FIN), Minggu (27/10).

”Coba kalau lebaran Idulfitri, SBY yang lebih muda dari Ibu Mega datang silaturahmi ke Teuku Umar, sambil nenteng AHY pasti akan terlihat komitmen SBY untuk gabung ke koalisi, jangan cuma ngutus AHY waktu itu,” timpalnya.

Meski demikian Arief Poyuono percaya, dengan AHY tidak diajak untuk membantu pemerintahan Joko Widodo- Maruf Amin, justru sebagai kesempatan untuk AHY lebih dekat dengan rakyat dan belajar banyak tentang politik.(FIN)

Komentar

Topik Terkait