oleh

Kendaraan Komersial Masih Jadi Penopang Utama Penjualan Astra Isuzu

INIKATA.com – Kendaraan komersial masih menjadi penopang utama penjualan Astra Isuzu.

Sejauh ini 85 persen sales Isuzu disumbang kendaraan niaga. Sementara itu, sisanya 15 persen diisi passenger car.

Meski porsi niaga sudah mendominasi, hingga akhir tahun ini Isuzu tetap berupaya meningkatkan penjualan commercial car demi meraih revenue yang lebih besar.

Caranya adalah berfokus menggarap segmen fleet atau penjualan borongan.

Regional Manager Jatim Astra Isuzu F.X. Mardiono Danusaputro mengatakan, pasar kendaraan niaga selama 2019 hanya tumbuh tipis.

Khususnya kategori light truck. Di Jatim, light truck secara total market berada di angka 605 unit per bulan atau tumbuh 2,83 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Astra Isuzu

”Kalau Isuzu Jatim, dari total market yang ada, kami sekarang mampu menguasai pasar sekitar 28,7 persen,” tuturnya, Senin (28/10).

Kemudian, untuk kinerja kelompok medium truck, Isuzu juga mencatatkan kenaikan.

Secara total brand, angka sales kategori tersebut berada di kisaran 250 unit per bulan. Dari angka itu, pihaknya mampu meraih market share 17,8 persen. Tahun lalu hanya 15 persen.

Dia mengungkapkan, pertumbuhan kendaraan komersial yang paling signifikan berada di kategori pikap medium.

Secara total brand di Jatim, penjualan pikap medium saat ini berada di angka 600 unit tiap bulan.

”Untuk kelompok ini, kami punya produk Isuzu Traga yang angka sales-nya terus naik,” tegas Mardiono.

Sampai saat ini, pangsa pasar Traga di Surabaya berhasil mencapai 41 persen. Sementara itu, market share Traga di Jatim masih 25 persen.

Menurut Mardiono, angka tersebut tergolong tinggi mengingat produk tersebut baru dilempar ke pasar setahun yang lalu.

Dari semua kendaraan komersial yang dimiliki Isuzu, pihaknya menargetkan mampu meraih angka pertumbuhan penjualan sekitar 33 persen sampai akhir 2019.

Strategi utamanya adalah berfokus menggaet konsumen fleet.

Service Astra Isuzu Jatim Hariyadi menambahkan, saat ini pihaknya telah mempunyai dua orang service solution consultant (SSC) yang khusus menangani konsumen fleet.

Selain itu, Isuzu memiliki salesman khusus untuk fleet yang berjumlah 4 orang.

Tujuannya, bisa selalu menjaga hubungan baik dengan para pelanggan. (Jawapos)

Komentar

Topik Terkait