oleh

Sepekan Pasca Perayaan Diwali, New Delhi Dikepung Kabut Asap

INIKATA.com – Sepekan setelah perayaan Diwali, Kota New Delhi, India, dikepung kabut asap. Kabut tebal berwarna cokelat menyelimuti kota tersebut sejak seminggu terakhir dan belum juga menunjukkan tanda-tanda pergeseran.

Menteri utama Delhi Arvind Kejriwal pada Jumat (1/10) mendeklarasikan darurat kesehatan masyarakat umum dan mengatakan bahwa kabut asap telah menyebabkan kota itu berubah menjadi kamar gas.

Dikabarkan The Guardian, krisis polusi udara telah menjadi semacam tradisi tahunan di New Delhi pada tahun ini. Kabut asap muncul berkat perpaduan antara asap beracun dari petasan yang dinyalakan selama perayaan Diwali sepekan lalu dan ulah para petani di daerah tetangga Punjab dan Haryana yang membakar tunggul tanaman serta perubahan suhu.

Indeks kualitas udara di New Delhi bahkan melonjak hingga di atas 500 minggu ini, atau 20 kali lebih tinggi daripada yang dianggap sehat oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Akibatnya, banyak sekolah diliburkan hingga awal pekan depan dan konstruksi bangunan diperintahkan untuk berhenti. Pemerintah New Delhi pun tengah mempersiapkan lima juta masker untuk dibagikan kepada masyarakat.

Selain itu, mulai Senin (4/10), New Delhi akan mulai melakukan uji coba skema genap-ganjil.

Seorang wakil kepala sekolah di Queen Mary di New Delhi, Rachel Rao mengatakan, mereka terpaksa membatasi kegiatan di luar ruangan bagi mereka yang ada di sekolah.

“Selama 10 tahun terakhir situasinya semakin buruk, kami tidak pernah melihat polusi seperti ini,” kata Rao.

“Beberapa hari terakhir benar-benar mengerikan. Kami telah melihat banyak murid kami jatuh sakit dan mengeluh kesulitan bernapas,” sambungnya.

“Sebelum Diwali, kami mencoba menyebarkan kesadaran di kalangan siswa kami tentang tidak membakar petasan, dengan harapan mereka akan membawa pesan itu kembali ke rumah. Tetapi pemerintah Delhi, pemerintah Punjab, pemerintah Haryana, dan pemerintah pusat seharusnya memberikan solusi yang lebih baik daripada hanya saling menyalahkan atas masalah tersebut,” sambungnya. (rmol/inikata)

Komentar