oleh

Polda Sultra Periksa 57 Saksi Terkait ‘Desa Hantu’ di Konawe

INIKATA.com – Usai mendapat penekanan dari Presiden Joko Widodo, terkait kasus desa hantu alias desa fiktif di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Polda Sulawesi Tenggara langsung bergerak cepat melakukan upaya pengungkapan kasus.

Tercatat, sudah ada sekitar 57 saksi telah diperiksa terkait kasus yang diduga merugikan negara miliaran rupiah ini.

“Untuk perkembangan sampai saat ini terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi adanya pembentukan atau pun pendefinitifan desa yang tidak sesuai prosedur di Kabupaten Konawe Tahun Anggaran 2016-2018, kami sudah melakukan pengecekan terhadap 56 desa,” kata Kasubbid PID Bidang Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh.

Dari 56 desa yang dicek itu, lanjutnya, pengecekan fisik sudah dilakukan terhadap 23 desa yang tidak terdaftar di Kemendagri maupun di Pemprov Sultra.

“Ada 2 desa dari 23 desa tersebut sama sekali tidak ada warganya,” imbuh Dolfi.

Untuk tindak lanjut yang lainnya, Polda Sultra juga telah mengamankan dokumen terkait dengan peerkara ini.

“Kami juga telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 57 orang dan telah melakukan pemeriksaan ahli hukum pidana dan ahli administrasi negara. Kemudian telah dilakukan pemeriksaan fisik kegiatan dana desa bersama ahli konstruksi,” bebernya.

Namun, hingga saat ini polisi belum menetapkan satu tersangka pun karena masih harus menunggu hasil cek fisik dan audit dari lembaga terkait.

“Belum ada penetapan tersangka karena penyidik masih menunggu hasil cek fisik dari ahli konstruksi lembaga pengembangan jasa konstruksi Sultra dan menunggu hasil audit dan perhitungan keuangan terkait kerugian keuangan negara dari BPKP Perwakilan Sultra,” tukasnya. (inikatasultra)

Komentar

Topik Terkait