oleh

Dua Siswi SMP Disiram Air Keras, KPAI Minta Segera Tangkap Pelaku

INIKATA.com – Dua siswi SMP menjadi korban penyiraman air keras di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hal itu pun membuat geram Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, geram dengan ulah pelaku.

Atas peristiwa itu, kedua siswi yakni P mengalami luka bakar di tangan. Sedangkan A menderita luka bakar di bagian bahu, tangan, dan badan.

“Harus diperlukan rapat koordinasi antara pihak dinas pendidikan Prov DKI Jakarta, Sudin pendidikan, Sekolah dan kepolisian untuk mencegah ada korban lagi,” kata Retno dalam keterangannya, Jumat (8/11/2019).

Retno tambahkan, polisi harus secepatnya menangkap pelaku. Pasalnya, imbas peristiwa itu akan berdampak terhadap kerasah orang tua didik.

Tak hanya itu, pelaku harus dihukum sesuai dengan undang- undang perlindungan anak guna untuk membuat jera terduga pelaku.

“Polisi segera menemukan pelaku untuk kemudian diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Karena korban masih usia anak maka harus menggunakan UU Perlindungan Anak untuk menghukum berat pelaku,” ungkapnya.

Polisi sudah menerima laporan prihal penyiraman air keras terhadap siswi SMP yang terjadi di daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat. Saat ini, pihaknya sedang mengumpulkan rekaman kamera cctv yang merekam kejadian tersebut.

“Ini polisi sedang mengumpulkan rekaman cctv di sekitar TKP,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu saat dikonfirmasi, mis (7/11).

Seperti diketahui, dua orang pelajar SMP di Kebon Jeruk diduga disiram air keras di Jalan Panjang, Kebon Jeruk. Kejadian itu terjadi setelah korban selesai melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler pada Selasa (5/11) sore.

Kedua korban mengalami luka bakar akibat kejadian itu kemudian dilarikan ke rumah sakit. Malamnya, korban bersama kedua orang tuanya melaporkan kejadian itu ke polisi. (pojoksatu)

Komentar

Topik Terkait