oleh

Anggaran Infrastruktur Dikurangi, Perekonomian Jatim Tahun 2020 Terancam Terganggu

SURABAYA, INIKATA.com – Pertumbuhan perekonomian di Jatim terancam merosot. Alasannya, pemprov telah mengurangi anggaran infrastruktur di Jatim. Menurut Ketua Komisi D DPRD Jatim Kuswanto mengatakan dengan berkurangnya anggaran infrastruktur tersebut diyakini dapat mengganggu perekonomian di Jatim. Bahkan, pertumbuhan perekonomian bisa merosot.

“ Kami miris sekali karena Pemprov mengurangi anggaran infrastruktur di tahun 2020 mendatang,”ungkap Ketua Komisi D DPRD Jatim Kuswanto saat ditemui dikantornya, senin (11/11/2019).

Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan dari rapat kerja dengan OPD diketahui adanya penurunan yang sangat drastic sebesar 57 persen dibandingkan tahun 2019.”Yang paling menonjol di PU Bina Marga dan Dinas Perhubungan,”lanjutnya.

Kuswanto lalu menyebut untuk di Dinas Perhubungan Jatim dimana ada amanah di UU pemerintah daerah dimana pengelolaan terminal dari Pemkab/Pemkot di Jatim diamanahkan dikelola oleh Pemprov Jatim.

“Tapi kenyataannya tak ada anggaran dari Pemprov untuk mengelola terminal B. Ironis sekali hal ini terjadi,”jelasnya.

Terkait pelabuhan, Pemprov Jatim, kata Kuswanto, Pemprov juga tak menganggarkan untuk sentuhan perbaikan pelabuhan di Jatim.”Kami prihatin sekali,”lanjutnya.

Sedangkan pada pelayanan masyarakat, lanjut Kuswanto juga mengalami penurunan.” Pelayanan masyarakat misalnya mudik gratis dimana tahun 2019 dianggarkan untuk menyewa bus mudik gratis sebanyak 408 bus, namun, ditahun 2020 mendatang hanya dianggarkan 204 bus. Hal ini menunjukkan penurunan pelayanan Pemprov Jatim terhadap masyarakat,”terangnya pria asal Banyuwangi ini. (Three)

Komentar