oleh

Dorong Pelatih Lawan Hingga Terjatuh, Kapten Frankfurt Disanksi Berat

INIKATA.com – Sejumlah pemain Freiburg dan Eintracht Frankfurt dijatuhi sanksi berat, Senin (11/11/2019) dini hari WIB lalu. Pemberian sanksi itu dilakukan sehubungan dengan kericuhan di penghujung laga keduanya pada pekan ke-11 Bundesliga.

Salah satunya Kapten Frankfurt, David Abraham yang dijatuhi sanksi larangan bermain hingga 7 minggu karena mendorong pelatih Freiburg, Christian Streich hingga terjatuh.

Sekadar diketahui, pertandingan itu dimenang Freiburg 1-0. Satu-satunya gol dicetak Nils Petersen di pertengahan babak kedua.

Kericuhan terjadi pada masa injury, ketika Abraham hendak mengambil bola yang keluar lapangan. Tapi kapten tim tamu itu terlihat sengaja mendorong Streich hingga terjungkal ke tanah.

Sontak aksi Abraham itu memantik emosi pemain dan offisial Freiburg di bangku cadangan. Mereka berlompatan dari bench mengejar Abraham untuk melakukan aksi balasan.

Komisi disiplin federasi sepak bola Jerman telah melakukan investigasi atas insien itu dan menjatuhkan sanksi 7 pekan kepada Abraham. Itu artinya, bek Frankfurt tidak bisa tampil sampai usai libur musim dingin.

Dia dilarang bermain hingga 29 Desember dan baru bisa bertanding pada 18 Januari tahun depan – rentang enam pertandingan. Dia juga didenda 25.000 euro atau sekitar Rp400 juta.

Klub Abraham, Eintracht Frankfurt juga mendapat denda sebesar 35.000 euro atau setara dengan Rp560 juta.

Sementara itu, pemain Freiburg, Vincenzo Grifo dilarang bermain tiga pertandingan setelah sistem asisten video wasit melihatnya menyerang Abraham untuk aksi pembalasan dalam insiden itu.

Kedua klub akan mengajukan banding terhadap atas sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin DFB.

“Eintracht Frankfurt dan pemain itu akan mengajukan banding terhadap putusan ini untuk memberikan David Abraham kemampuan untuk mengekspresikan diri secara langsung di hadapan pengadilan olahraga DFB tentang apa yang terjadi di Freiburg,” kata Frankfurt.

Abraham telah bermain di Jerman sejak 2013 dan untuk Frankfurt sejak 2015. Dia juga bermain enam kali untuk Argentina.

Sementara Grifo lahir di Jerman tetapi telah membuat dua penampilan untuk Italia.

Freiburg berada di urutan keempat di liga setelah memenangkan pertandingan itu, sementara Frankfurt berada di urutan kesembilan. (pojoksatu)

Komentar

Topik Terkait