oleh

Cicipi Final ke-Empat Tahun Ini, Waktunya Ginting Juara

INIKATA.com – Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting sukses mencapai final keempatnya sepanjang 2019.
Tadi malam, pemain 23 tahun kelahiran Cimahi, Jawa Barat tersebut berhasil menembus final Hongkong Open 2019. Pada partai semifinal di Hongkong Coliseum, Ginting mengalahkan rekan senegaranya Jonatan Christie dalam tiga game yang berakhir 20-22, 21-13, 18-21.

Laga yang berjalan dengan sangat seru ini berakhir dalam tempo cukup lama, sampai 1 jam dan 21 menit.

Sebelum mencapai final Hongkong Open, Ginting bermain pada tiga final lain sepanjang tahun ini. Yakni di China Open, Australian Open, dan Singapore Open. Namun, rekor pemain ranking delapan dunia itu tidak oke. Ginting selalu kalah.

Dua kekalahan di China dan Singapore dia telan dari pemain nomor satu dunia Kento Momota. Sedangkan di final Australia, Ginting ditekuk Jonatan. Namun, dalam tiga final tersebut, Ginting selalu memberikan perlawanan sangat keras sampai tiga game.
Sepanjang Hongkong Open, Ginting juga memeras keringat dengan luar biasa.

Sejak babak 32 besar yakni melawan pemain terbaik tuan rumah Ng Ka Long Angus, lalu menghadapi Jan O Jorgensen (Denmark, babak 16 besar), menantang pemain nomor dua dunia Chou Tien-chen (Taiwan, perempat final), dan Jonatan malam ini, Ginting selalu bermain tiga game.

Dan yang luar biasa, dia selalu menyelesaikan pertandingan selama lebih dari satu jam. Oleh karena itu, saat ditanya tentang persiapannya menghadapi laga final, Ginting tidak mau memikirkannya.

“Saya fokus dulu ke recovery karena hari ini (tadi malam, Red) harus bertanding cukup panjang,’’ katanya dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Pada babak final hari ini (17/11), Ginting sudah ditunggu wakil tuan rumah, Lee Cheuk Yiu. Kedua pemain hanya pernah sekali bertemu. Dan itu sudah lama terjadi. Satu-satunya duel terjadi pada Hongkong Open 2015. Saat itu, Ginting menang dengan skor 21-19, 11-21, 21-12.

Lee adalah pemain underdog. Dia menempati ranking 26 dunia. Namun, penampilannya di depan publik sendiri pada turnamen Hongkong Open ini memang luar biasa. Pada babak 16 besar sampai semifinal dia membekap para pemain top mulai dari Shi Yuqi (Tiongkok), Viktor Axelsen (Denmark), dan Srikanth Kidambi (India).

’’Saya sudah lama tidak ketemu dia, waktu di kelas junior kami satu angkatan. Saya harus mewaspadai lawan, dan akan mempelajari permainannya,” kata Ginting. (Jpc)

Komentar

Topik Terkait