oleh

Nama Ahok Dipasang Jadi Petinggi BUMN, Hanya Tes Pasar?

INIKATA.com – Rencana penunjukan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi salah satu bos perusahaan BUMN diprediksi hanya untuk tes pasar. Hal itu diungkap oleh Analis politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio.

“Tapi itu tadi Pak Jokowi dan Erick Thohir ini cuma testing the water atau gimana sih? Ngetes aja bahwa pengen tahu gimana respon masyarakat dengan kasus Ahok. Atau emang sudah serius mengajukan ini dengan pertimbangan matang?” kata pria yang kerap disapa Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/11).

“Kalau cuma testing the water kan kasian Ahok juga,” imbuhnya.

Hensat menambahkan, Jokowi dan Erick Thohir harus mempertimbangkan kembali masuknya Ahok ke tubuh BUMN. Terlebih mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memiliki catatan kelam yang sedikit merusak citra Indonesia di mata dunia.

“Hanya saja menurut saya pertimbangkanlah aspek-aspek non kapasitas yang lekat dengan diri seorang Ahok,” tambahnya.

Luka lama masyarakat Indonesia akibat ulah Ahok empat tahun lalu, masih membekas dan belum kering. Dengan demikian, baik presiden maupun menteri BUMN harus berpikir ulang mengenai Ahok.

“Ini kan Pak Jokowi sudah berhasil selama ini untuk secara perlahan tapi pasti membuat negeri ini kembali rekonsiliasi tapi belum kering betul ini lukanya jadi sebaiknya memang dipertimbangkan lagi,” pungkasnya. (rmol)

Komentar

Topik Terkait