oleh

Suami Tega Pukul Kepala Istri Pakai Palu, Ini Penyebabnya

INIKATA.com – Emosi yang tak terkontrol memang membahayakan. Apalagi jika terjadi saat bertengkar dengan pasangan hidup sendiri. Inilah yang terjadi dalam rumahtangga Buya, 40, dan Ersadi, 39. Pasutri asal Desa Pondokwuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo bertengkar hebat dan terjadi kekerasan dalam rumah tangga.

Ersadi yang emosi, tega memukul Buya dengan palu. Akibatnya fatal, Buya sang istri mengalami luka berat di bagian kepala hingga keluar darah. Insiden ini bahkan harus berujung hukum, karena anak korban melapor ke polisi.

Informasinya, insiden itu terjadi Sabtu (17/11) lalu. Menurut Kapolsek Leces Iptu A. Gandi, Sabtu sekitar pukul 04.30, Ersadi dan Buya hendak berbenah setelah selesai berjualan di pasar. Ersadi mengumpulkan uang hasil jualan sayur dan dibawa tanpa menyisakan uang di kotak penyimpanan uang.“Dua Pasutri ini setiap harinya memang bekerja sebagai penjual sayur di pasar Leces ,” ujarnya.

Mengetahui hal itu, korban jengkel dan ngomel ke Ersadi. Merasa malu, Ersadi  meminta kepada korban agar omelannya di lanjutkan di rumah saja. “Adu mulut itu awalnya terjadi di pasar. Pelaku yang malu meminta agar korban melanjutkan omelan di rumah,” ujarnya.

Sesampainya di rumah, korban langsung menuju tempat tidur yang berada di ruang tamu. Saat rebahan, korban melanjutkan omelannya dan menyebabkan Ersadi menjadi jengkel. Lama-kelamaan, rasa jengkel Ersadi menjadi amarah yang tidak bisa ditahan oleh pelaku.

Secara spontan pelaku mengambil palu yang terletak di bawah almari baju, tidak jauh dari tempat tidur. Ersadi langsung memukulkan palu ke kepala baguan kiri korban. “Pukulan itu dilakuakan sebanyak 1 kali hingga membuat korban terkapar dan berkucur darah. Bahkan darah mengenai tembok tempat tidur,” ujarnya.

Korban sempat berteriak memanggil anaknya Yasin. Mendengar teriakan ibunya, Yasin langsung mendatangi ibunya. Namun pintu tempat ibunya berada terkunci. “Anak korban mengetuk pintu yang terkunci. Setelah kunci berhasil dibuka oleh korban, anaknya melihat ibunya sudah berdarah,” ujarnya.

Kepada Yasin, pelaku menjelaskan jika ibunya terjatuh membentur tembok. Sekitar jam 06.30 wib, pelaku bersama dengan Yasin sempat membawa korban ke puskesmas. Dan pukul 19.00, yasir melapor ke Kapolsek Leces.

“Setelah mendapatkan laporan dari anak korban, petugas mengantarkan korban ke rumah sakit untuk dimintakan visum,” ujarnya.
Selain itu, beberapa petugas lain melakukan olah TKP. Setelah semua alat bukti dan keterangan dari pelapor sudah didapatkan, petugas melakukan penangkapan terhadap Ersadi di rumah korban.

“Penangkapan dilakuakan tampa perlawan. Tersangka kami bawa ke mapolsek Leces untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. (Jpnn)

Komentar

Topik Terkait