oleh

Bakal Bermain di Bangkalan Madura, Manajer Persebaya Wanti-wanti Bonek

INIKATA.com – Persebaya Surabaya menghadapi Madura United Senin lusa (2/12). Rencananya, pertandingan itu dihelat di Stadion Gelora Bangkalan. Venue laga yang sangat dekat dengan Surabaya sangat memungkinkan Bonek untuk datang dalam jumlah besar.

Padahal, Persebaya tengah dihukum Komdis PSSI. Mereka tidak boleh mendapat dukungan dari Bonek. Baik di laga home maupun away hingga akhir musim. ’’Makanya, kami tidak bisa mengalokasikan tiket untuk Bonek,’’ kata Ketua Panpel Madura United Mohammad Alwi.

Manajer Persebaya Candra Wahyudi juga sudah mewanti-wanti Bonek. Menurut dia, Bonek harus menaati sanksi yang diberikan komdis.

’’Status hukum Persebaya kan ada larangan ditonton saat home dan away. Jadi, saya berharap suporter bisa taati aturan tersebut,’’ ujar Candra saat ditemui Jawa Pos di Bandara Sepinggan, Balikpapan, kemarin siang (29/11). ’’Sebab, kalau tidak ditaati, nanti malah berdampak buruk kepada klub,’’ lanjutnya.

Sejatinya inilah kali pertama bagi Persebaya bermain di Jawa Timur (Jatim). Mereka kali terakhir bermain di Jatim saat kalah 2-3 dari PSS Sleman (29/10). Dalam tiga laga pemungkas, Persebaya selalu bermain di Kalimantan. Dua kali di Stadion Batakan, Balikpapan. Satu pertandingan lainnya di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

Wajar jika rasa rindu Bonek sudah sangat membuncah. Meski begitu, Koordinator Green Nord Husin Ghozali yakin Bonek tidak akan nekat datang ke Bangkalan. Sebab, mereka tahu Persebaya masih menjalani sanksi. ’’Saya kira Bonek sudah dewasa. Tanpa perlu imbauan, mereka sudah paham Persebaya terkena sanksi tanpa penonton, baik di home maupun away,’’ ucapnya saat dihubungi Jawa Pos.

Hanya, pria yang akrab disapa Cak Cong itu menyesalkan banding Persebaya yang ditolak Komite Banding PSSI. ’’Seperti ada tebang pilih. Dulu Arema FC mendapat keringanan. Padahal, pelatih Persib saat itu, Mario Gomez, sampai cedera di kepala. Sementara kerusuhan lawan PSS kan tidak memakan korban sama sekali,’’ jelas Cak Cong.

Candra juga kecewa dengan PSSI. Salah satunya terkait dengan surat keputusan yang baru diberikan pada Rabu (27/11). Padahal, dalam surat tersebut, keputusan sudah dibuat pada November.

’’Kami kirim surat 4 November. Keputusan keluar tanggal 8 (November). Tapi, surat resmi baru dikirim Rabu (27/11). Jadi, ada jeda lebih dari 20 hari. Kami nggak tahu kenapa kok seperti itu?’’ tegas Candra. (jpc)

Komentar

Topik Terkait