oleh

Berikut Kebiasaan Buruk yang Sebabkan Utang Kartu Kredit Tak Pernah Lunas

INIKATA.com – Punya kartu kredit sudah jadi kebutuhan banyak orang, barangkali Anda salah satunya.

Fasilitas keuangan yang satu ini memang begitu membantu dan bisa memudahkan berbagai transaksi keuangan.

Sebagai pengguna aktif, Anda tentu sudah memahami dengan baik bahwa seluruh transaksi yang menggunakan kartu kredit ini akan menjadi tagihan.

Penting untuk memiliki kesadaran tinggi ketika menggunakan alat pembayaran yang satu ini.

Dalam berbagai kasus, kenyamanan yang diberikan kartu kredit justru kerap berakhir dengan masalah keuangan.

Tak sedikit nasabah kertu kredit yang akhirnya terlilit utang, hanya karena penggunaan yang tidak tepat.

Sementara sebagaimana utang bank lainnya, tagihan kartu kredit yang tidak terbayarkan ini tentu akan diganjar sejumlah bunga dan berbagai biaya lainnya yang tidak bisa dianggap kecil.

Bukannya cepat lunas, bisa jadi utang kartu kredit makin menumpuk.

Jadi, jangan biasakan melakukan hal berikut ini bila tak ingin utang kartu kredit tidak pernah bisa lunas.

Apa sajakah itu? Simak ulasannya seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (1/12).

1. Belum Lunas tapi Selalu Bikin Utang yang Baru

Sudah memiliki sejumlah tagihan yang belum lunas, namun masih senang belanja dan menambah utang baru, Anda tentu termasuk pengguna kartu kredit yang sangat aktif.

Kartu kredit memang memungkinkan penggunanya buat selalu membuat utang, meskipun belum melunasi semua utang sebelumnya.

Namun meski begitu, bukan berarti Anda harus menambah terus jumlah utang di dalam kartu kredit tersebut.

Saat masih memiliki tagihan yang tidak terlunasi di dalam kartu kredit, maka sudah jelas Anda sedang dalam kondisi tidak memiliki kemampuan bayar yang memadai.

Artinya, keuangan Anda sudah tidak bisa menanggung beban utang sebelumnya.

Apalagi jika Anda harus menambahnya dengan sejumlah utang yang baru lagi.

Jika ini terus berlanjut, maka Anda tidak akan pernah bisa melunasi utang kartu kredit tersebut.

Ada banyak alasan mengapa seseorang memiliki tunggakan utang di dalam kartu kredit mereka.

Namun apapun itu, pastikan Anda tidak menambah jumlahnya dan segera mengatasi masalah tersebut dengan cara yang tepat.

Simpan dan hindari penggunaan kartu kredit untuk sementara, hingga akhirnya Anda bisa melunasi seluruh utang yang ada di dalam kartu tersebut.

2. Sering Cuma Membayar Bunganya Saja

Anda memiliki sejumlah utang kartu kredit, jelas pihak bank akan menerapkan sejumlah bunga atas utang tersebut.

Nilai bunga ini tentu akan berbanding lurus dengan jumlah hutang yang Anda miliki.

Semakin besar jumlah tagihan, makin besar juga bunga utang yang harus dibayarkan.

Jika setiap bulannya Anda hanya membayar utang ini saja, maka sudah jelas utang pokok tersebut tidak akan berkurang sama sekali.

Di bulan depan, Anda akan kembali menerima tagihan dan sejumlah bunga utang yang sama atau bahkan lebih besar dari sebelumnya.

Hindari kondisi ini dengan cara memperbesar jumlah pembayaran, sehingga Anda bisa membayar sebagian utang pokok tersebut.

Jika perlu, bisa juga negosiasikan hal ini dengan pihak bank, sehingga Anda bisa mendapatkan bunga yang lebih rendah atau bahkan cicilan flat untuk beberapa waktu ke depan hingga akhirnya utang Anda lunas.

3. Selalu Saja hanya Bayar ‘Minimum Payment’

Meski jumlah utang Anda besar, bank akan tetap memberikan kebebasan untuk membayar minimum payment (10%) saja dari tagihan tersebut.

Namun di bulan berikutnya, seluruh tagihan tersebut akan dikenakan sejumlah bunga yang nilainya tidak bisa dianggap kecil dan justru bisa membuat tagihan Anda semakin membengkak.

Hal ini akan berlangsung terus menerus, jika Anda selalu membayar minimum paymentsaja.

Agar Anda tidak kesulitan untuk melunasi utang kartu kredit, maka hindari untuk membayar minimum payment seperti ini.

Akan sangat baik jika Anda selalu disiplin dan melunasi tagihan.

Namun jika tidak sanggup, maka membayar jumlah yang lebih besar dari minimum payment ini tentu akan mengurangi beban utang dan membuat Anda lebih mudah untuk melakukan pelunasan.

4. Cuma Bayar Biaya-biayanya Saja

Selain biaya bunga, berbagai biaya lainnya di dalam kartu kredit juga terbilang besar.

Biaya denda, biaya over limit, biaya iuran tahunan dan lainnya merupakan komponen yang akan membuat jumlah tagihan Anda semakin besar saja.

Namun jika Anda hanya fokus membayar berbagai biaya ini, jelas tagihan pokok Anda tidak akan pernah terlunasi.

Hindari berbagai biaya di dalam kartu kredit dengan cara yang tepat, yakni dengan lebih disiplin dalam menggunakan fasilitas tersebut.

Pastikan Anda membayar tagihan tepat waktu, sehingga biaya bunga dan lainnya tidak perlu muncul di dalam tagihan.

Anda juga bisa manfaatkan poin rewards untuk menghindari biaya iuran tahunan kartu tersebut. (Jawapos)

Komentar

Topik Terkait