oleh

Raih Medali Perak, Lisa Setiawati: Maaf, Belum Bisa Berikan Medali Emas

INIKATA.com – Lisa Setiawati tidak bisa membendung air mata yang jatuh mengaliri pipinya.

Kegagalan mengangkat beban 100 kilogram pada angkatan terakhir clean and jerk,  membuatnya cuma meraih perak pada kelas 45 kilogram putri SEA Games 2019.

”Mohon maaf saya belum bisa memberikan medali emas untuk Indonesia. Saya hanya bisa memberikan perak. Sekali lagi mohon maaf,” kata Lisa setelah perlombaan.

Suara Lisa tercekat. Dia menangis, terlihat sangat terpukul. Sedih. Getir.

”Namun, inilah hasil yang Allah berikan untuk saya,” imbuhnya, berusaha menguatkan diri.

Melihat Lisa yang tidak henti menangis, membuat hampir semua ofisial tim angkat besi Indonesia menenangkan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali juga turut menghibur Lisa.

Pada perlombaan yang berlangsung di Kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina tersebut, Lisa membukukan total angkatan terbaik 169 kilogram.

Raih Medali Perak

Itu adalah hasil snatch yakni 73 kilogram dan clean and jerkyaitu 96 kilogram.

Lisa gagal melewati catatan lifter Vietnam Vuong Thi Huyen yang meraih emas.

Vuong menorehkan total angkatan 172 kilogram (77 kilogram snatch dan 95 kilogram clean and jerk).

Sementara itu medali perunggu diraih atlet Filipina Mary Flor Diaz dengan total angkatan 159 kilogram dengan rincian angkatan 70 kilogram snatch dan 89 kilogram clean and jerk.

Bagi Lisa, angkatannya di SEA Games 2019 ini melebihi catatannya pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2019 di Thailand, pada September 2019.

Saat itu, Lisa berhasil mengangkat masing-masing 70 kilogram (snatch), 95 kilogram (clean and jerk), serta 165 kilogram (total angkatan).

Pada Kejuaraan Dunia 2019, Lisa mendapatkan emas clean and jerk. Juga perunggu untuk angkatan total.

Kegagalan Lisa meraih emas disebabkan karena penampilan tak maksimalnya pada snatch.

Ketika memasuki clean and jerk, dia sudah tertinggal empat kilogram ketimbang Vuong.

Jadi, angkatan 100 kilogram pada percobaan terakhir clean and jerk itu harus dia lakukan.

Tujuannya adalah agar dia bisa mendapatkan emas. Namun, sayang sekali dia gagal.

”Selisihnya jauh, hampir lima kilogram, jadi saya harus mengangkat 100 kilogram. Seandainya snatch berhasil (pada angkatan pertama 71 kilogram, Red), saya bisa nembak 95 atau 96 kilogram di clean and jerk,” ucap Lisa.

Lisa mengaku sangat terpukul karena edisi ini adalah SEA Games pertama sekaligus terakhirnya.

Memang, dia baru muncul ke permukaan saat usianya menjejak 30 tahun. Sangat senior untuk ukuran seorang lifter putri.

”Jika bisa kembali ke masa muda, saya tentu akan sungguh-sungguh. Mohon maaf. Saya sudah berusaha sekuat tenaga,” ucapnya.

Lagi-lagi, suara Lisa diselimuti nada kesedihan yang intens.

Angkat besi SEA Games 2019 akan berlangsung pada 1 sampai 4 Desember 2019.

Total, ada 10 lifter yang memperkuat Indonesia. Target tim nasional adalah juara umum. (Jawapos)

Komentar

Topik Terkait