oleh

Dwi Cindy, Jadi Pendulang Emas Kedua Bagi Kontingen Indonesia

INIKATA.com – Atlet dancesport Dwi Cindy Desyana menjadi pendulang emas kedua bagi kontingen Indonesia.

Cindy menjadi kampiun nomor break dance putri yang berlangsung hari ini (1/12).

Dalam perlombaan di Royce Hotel, Clark, Filipina itu, Cindy tampil solid. Dia mengalahkan atlet tuan rumah Debbie Mahinay dengan skor 3-2.

Emas dari Cindy adalah yang kedua bagi kontingen Indonesia. Pembuka keran emas Indonesia di SEA Games 2019 adalah tim polo air putra.

Pasukan Milos Sakovic tersebut mematahkan tradisi emas Singapura yang bertahan sejak 1965 atau dalam 27 edisi SEA Games.

Indonesia sendiri mengirim 10 atlet pada cabang dancesport. Mereka adalah Titanno Dahono, Albert Yuwono, I Gusti Aditya Surya, Jericho Sampurna, Hanafi, Ratu Nurchoiriah, Tania Tungka, Putu Anandar, Ruci Anggraini, Dwi Cindy Desyana.

Namun hanya Cindy yang mendapatkan medali.

Di kelas standar, terdapat beberapa macam nomor lomba yang dipertandingkan yakni Quickstep, Slow Foxtrot, Tango, Vienesse Waltz, Waltz, dan kombinasi lima tarian tersebut.

Sementara pada kelas Latin America, juga terdapat enam tarian yang akan diperlombakan.

Antara lain Cha Cha Cha, Jive, Paso Doble, Rumba, Samba, dan kombinasi lima tarian tersebut.

Filipina mendominasi perolehan medali emas dengan mendulang 10 emas dari 14 yang tersedia.

Empat emas sisanya menjadi milik Vietnam (dua emas), lalu Indonesia dan Malaysia yang masing-masing mengantongi satu emas.

Filipina untuk sementara memuncaki klasemen sementara SEA Games 2019 dengan 20 emas.

Vietnam dan Malaysia berada di tempat kedua dan ketiga dengan masing-masing lima dan empat emas.

Indonesia berada di ranking enam dengan dua emas, dua perak, dan enam perunggu. (Jawapos)

Komentar

Topik Terkait