oleh

CIIA Minta Polisi Tak Kaitkan Ledakan Monas dengan Reuni 212

INIKATA.com – Selasa pagi tadi, warga Jakarta dikagetkan dengan ledakan yang terjadi di area silang Monas, Jakarta Pusat. Ledakan tersebut diduga berasal dari granat asap yang melukai dua warga.

Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) mengendus adanya keanehan dalam ledakan granat asap di Monas. Untuk itu, polisi diminta tidak gegabah dalam menyimpulkan ledakan tersebut.

“Saya berharap polisi tidak perlu tergesa menyimpulkan siapa pelaku atau aktor di balik bom Monas,” ucap Direktur CIIA Abu Ulya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/12).

Jika aparat kepolisian memunculkan dugaan terkait dengan kelompok teror JAD atau ISIS, Harits mengatakan tidak ada kasus teror terhadap Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan tidak ada sentimen kelompok teroris tersebut dengan PA 212, serta tidak adanya relevansi yang rasional.

“Dugaan bom dipasang Senin baru kesentuh Selasa, justru Senin probabilitasnya lebih tinggi kesentuh dan bisa timbul korban random dan banyak. Jika dipasang Selasa justru kosong paska Reuni Akbar 212, yang ada TNI olah raga dan petugas kebersihan,” jelasnya.

Dugaan mengenai adanya pelempar bom ke arah TNI yang sedang berolahraga di area Monas juga perlu didalami oleh aparat kepolisian.

“CCTV dari semua sudut perlu didalami. Dan karena kemungkinan ini lebih rasional,” tandas Harits.

Senin kemarin, ratusan ribu alumni Aksi 212 menggelar acara reuni sekaligus maulid di Monas Jakarta. Acara yang berlangsung sejak dinihari hingga pagi itu berlangsung dengan aman dan tertib. (rmol)

Komentar

Topik Terkait