oleh

Protes Kereta Api di Sulsel, Said Didu: Hanya untuk Pencitraan

MAKASSAR, INIKATA.com – Pembangunan rel kereta api Makassar-Barru kembali jadi sorotan. Kali ini, pernyataan pesimis atas mega proyek Jokowi itu dilontarkan oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Ia menilai, proyek kereta api di daerah Gubernur Nurdin Abdullah itu hanya akal-akalan pihak tertentu untuk kepentingan popularitas.

“Memang perhitungan saya dari awal bahwa proyek ini belum layak secara ekonomi, tapi hanya untuk digunakan sebagai pencitraan,”kata Said Didu dalam videonya yang di-posting di akun Twitternya, Senin (2/12/2019).

Tokoh nasional kelahiran Sulawesi Selatan itu juga khawatir jika proyek yang dimulai pembangunannya pada era Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) itu hanya jadi proyek mangkrak.

“Mudah-mudahan proyek ini tidak menjadi proyek yang mangkrak. Karena saya yakin betul, APBN sangat sulit membiayai proyek ini,”ujarnya.

Seperti diketahui, pengerjaan mega proyek kereta api trans Sulawesi tersebut dimulai tahun 2014. Saat itu, SYL yang menjabat sebagai Gubernur Sulsel bersama Jokowi mengisyaratkan bahwa pembangunan akan finsih pada tahun 2019.

Hingga saat ini, tahap pertama penyelesaian jalur rel KA sepanjang 145 kilometer telah menghabiskan anggaran triliunan rupiah. (**)

Komentar

Topik Terkait