oleh

Terbukti Lakukan Suap, Eks Kader Golkar ini Divonis 5 Tahun Penjara

INIKATA.com – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis bersalah kepada mantan anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso yang menjadi terdakwa perkara suap.

Hakim mengganjar eks legislator Golkar itu dengan hukuman penjara selama lima tahun plus denda Rp 250 juta subsider empat bulan kurungan.

Wali Kota Dani Fatma

“Mengadili, menyatakan terdakwa Bowo Sidik Pangarso terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” kata Ketua Majelis Hakim Yanto saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).

Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan untuk Bowo. Hukuman tambahan itu berupa pencabutan hak politik selama empat tahun yang berlaku setelah Bowo menuntaskan masa pemenjaraan.

Hakim juga memerintahkan kepada jaksa penuntut ukum (JPU) dari Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) mengembalikan uang kelebihan sebesar Rp 52.095.966 kepada Bowo.

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya JPU KPK meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama tujuh tahun plus denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Ada beberapa pertimbangan yang memberatkan dan meringankan putusan hukuman. Hal yang memberatkan antara lain Bowo tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Adapun hal yang meringankan adalah Bowo berlaku sopan selama persidangan, belum pernah dihukum, mau mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya. Selain itu, Bowo juga telah mengembalikan uang hasil kejahatannya ke negara melalui KPK.

dan Rp 311 juta dari Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Taufik Agustono dan anak buahnya, Asty Winasty. Motif suap itu adalah agar PT HTK mendapatkan kembali kontrak kerja sama pengerjaan pengangkutan atau sewa kapal untuk distribusi pupuk yang dikelola oleh PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog). (Inikata/Rmol)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait